Jalur Mudik Lahat-Bengkulu Ditarget Bebas Lubang Awal Maret

  • 11 Feb 2026 07:56 WIB
  •  Palembang

RRI.CO.ID, Lahat - Menjelang musim mudik Lebaran 2026, PJN II Sumatera Selatan terus memacu perbaikan jalur lintas yang menghubungkan wilayah Lahat, Pagar Alam, hingga batas Provinsi Bengkulu. Fokus utama saat ini adalah menutup ratusan lubang yang tersebar di sepanjang jalur utama guna memastikan kenyamanan pemudik.

Staf PPK 2.2 PJN II Sumsel, Fahrul, mengungkapkan bahwa pihaknya mematok target ambisius agar jalanan bebas dari lubang pada awal bulan depan. "Target zero pothole itu tetap di awal Maret. Hasil survei terakhir, masih banyak lubang yang harus kami tangani, termasuk area yang retak-retak," ujar Fahrul saat diwawancarai, Rabu, 11 Februari 2026.

Baca juga: Libur Panjang, BBPJN Ingatkan Titik Rawan Longsor Lahat-Bengkulu

Kondisi cuaca yang ekstrem menjadi tantangan tersendiri. Fahrul menyebutkan, intensitas hujan yang tinggi memicu munculnya lubang-lubang baru secara cepat. "Di sana musim hujan, sehari penambahan lubang bisa sampai 10 titik. Penanganan sementara kami menggunakan CPMHMA (Cold Paving Hot Mix Asbuton)," jelasnya.

Minimnya anggaran terlihat dari cakupan pengaspalan ulang (overlay) yang sangat terbatas. Dari total 111 kilometer panjang ruas jalan yang dikelola, hanya 1,7 kilometer yang mendapatkan penanganan overlay pada tahun ini. Selebihnya, petugas hanya mengandalkan pemeliharaan rutin untuk menjaga fungsionalitas jalan.

“Intinya kami akan optimalkan kemampuan yang kami miliki agar jalan tetap fungsional,” kata Fahrul.

Baca juga: Lahat-Bengkulu Rawan Longsor, Pemudik Diimbau Jalan Siang Hari

Selain persoalan lubang, ancaman longsor menjadi perhatian serius, terutama di jalur sepanjang 30 kilometer dari Pagar Alam menuju Tanjung Sakti hingga perbatasan Bengkulu. Fahrul memastikan satu unit alat berat jenis backhoe loader telah disiagakan di KM 232 untuk mengantisipasi keadaan darurat.

"Untuk antisipasi longsor, kami sudah standby alat berat di base camp. Yang penting jalan lancar dulu kalau ada kejadian," tegas Fahrul.

Dalam menghadapi ancaman longsor yang semakin tinggi saat musim hujan, PPK 2.3 melakukan langkah preventif dengan memasang 12 titik rambu peringatan sementara di sepanjang ruas Lahat hingga Batas Bengkulu. Langkah ini diharapkan dapat menekan angka kecelakaan di titik-titik rawan selama arus mudik berlangsung.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....