Lahat-Bengkulu Rawan Longsor, Pemudik Diimbau Jalan Siang Hari

  • 27 Mar 2025 08:38 WIB
  •  Palembang

KBRN, Palembang: Longsor pada ruas jalan nasional Sp Air Dingin-Pagaralam tepatnya di Km 273-460 yang sempat memutus akses dari arah Lahat menuju Pagaralam pada Minggu (16/3/2025) lalu kini telah kembali normal. Pihak Kementerian PU melalui PJN II Wilayah Sumatera Selatan bersama pemerintah daerah setempat menyingkirkan material yang menutup badan jalan dengan alat berat.

“Saat ini kondisi jalan sudah 100 persen normal. Dalam waktu sekitar tiga jam setelah kejadian jalan sudah bisa dilintasi kendaraan kecil dan kurang dari 24 jam jalan sudah bisa dilintasi secara penuh,” ujar Kepala Satker PJN II Sumatera Selatan, Mardalenna, Senin (24/3/2025).

Mardalenna mengungkapkan, lokasi kejadian tersebut berada pada akses utama jalur mudik dari Lahat menuju Pagaralam dan memang dikenal rawan longsor. Pihaknya pun telah menempatkan lebih banyak rambu-rambu untuk meningkatkan kewaspadaan pengguna jalan.

“Kemungkinan besar pada titik longsor terakhir akan ada longsor susulan karena bidang lerengnya terbuka. Kami akan lakukan foto udara dengan drone untuk mengidentifikasi masalahnya,” terang dia.

Potensi longsor di sepanjang ruas Lahat hingga Batas Bengkulu diakui Mardalenna masih cukup tinggi terlebih saat kondisi cuaca belakangan ini yang mengalami anomali. Dari hasil pemetaan dilapangan, terdapat empat titik rawan longsor lain masing-masing di Km 230-100, 229-980 224-750 dan Liku Endikat STA 5-500. Dia berharap pemudik dapat lebih berhati-hati saat melintas di kawasan tersebut.

“Kami mengimbau agar pemudik ekstra hati-hati. Kami sarankan untuk berkendara pada siang hari karena kondisi cuaca yang tidak menentu berpotensi longsor. Belum lagi medan yang sangat menantang seperti tikungan tajam, tanjakan dan turunan yang curam serta jalan yang sempit,” bebernya.

Meski termasuk jalur rawan bencana, Mardalenna memastikan bahwa ruas Lahat-Pagaralam-Tanjung Sakti-Batas Bengkulu siap untuk angkutan mudik lebaran 2025 dengan kondisi fungsional.

“Prioritas kami lubang-lubang besar yang membahayakan terus kami perbaiki dan kalau ada lubang-lubang baru akibat hujan tim kami di lapangan segera kami lakukan perbaikan,” tandasnya.

Mardalenna menjelaskan, selama masa angkutan mudik pihaknya menempatkan Posko Mudik 2.3 pada ruas Lahat-Pagaralam-Tanjung Sakti-Batas Bengkulu yang dilengkapi dengan alat berat, DRU (Disaster Relief Unit) dan material.

“Kami berharap pemudik bisa berkendara dengan lancar, aman, nyaman, pulang ke kampung halaman dengan selamat begitu juga saat kembali ke daerah asal,” pungkasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....