Tangkal Radikalisme, Densus 88 Edukasi Siswa MAN 3
- 07 Feb 2026 21:17 WIB
- Palembang
RRI. CO.ID, Palembang - Tim Pencegahan Satgas Wilayah Sumatera Selatan Densus 88 Anti Teror Polri menggelar kegiatan Wawasan Kebangsaan. Kegiatan ini menyasar pencegahan paham intoleransi, radikalisme, ekstremisme, dan terorisme di kalangan pelajar.
Kegiatan dilaksanakan di MAN 3 Kota Palembang pada Kamis, 5 Februari 2026. Sebanyak 650 siswa dan siswi mengikuti kegiatan tersebut dengan tertib.
Pelaksanaan kegiatan merupakan kerja sama Satgaswil Sumsel Densus 88 AT Polri dengan pihak sekolah. Pendekatan edukatif diperkuat dengan keterlibatan influencer lokal Kota Palembang.
Influencer yang dilibatkan adalah Rondot sebagai figur komunikasi generasi muda. Kehadiran influencer diharapkan memudahkan penyampaian pesan kebangsaan kepada pelajar.
Kegiatan turut dihadiri jajaran manajemen MAN 3 Palembang dan perwakilan guru. Hadir Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan Fitrah Gunawan dan Wakil Kepala Sekolah Bidang Humas Andarusni Alfansyur.
Tim Pencegahan Satgaswil Sumsel dipimpin IPDA Fachrurozi sebagai narasumber utama. Materi juga disampaikan BRIPTU M Alfarezi, BRIPTU Nicolas Saputra, dan Rondot.
IPDA Fachrurozi menekankan pentingnya pemahaman pelajar terhadap ancaman paham menyimpang. “Pelajar harus memiliki daya tangkal sejak dini agar tidak mudah terpengaruh paham IRET,” katanya.
Materi menekankan pemahaman dasar hukum pencegahan oleh Densus 88 AT Polri. Penguatan nilai Pancasila menjadi landasan utama membentengi pelajar dari ideologi kekerasan.
Peserta juga dibekali pemahaman toleransi antarumat beragama di lingkungan sekolah. Tantangan penguatan nilai kebangsaan di era digital dibahas secara kontekstual.
Tim menjelaskan pola penyebaran paham radikal melalui media sosial dan permainan daring. Pelajar diingatkan agar bijak menggunakan ruang digital dalam kehidupan sehari-hari.
Terorisme dijelaskan sebagai proses bertahap yang dikenal dengan istilah IRET. Contoh perilaku intoleransi di lingkungan pelajar diuraikan secara nyata.
Kegiatan menekankan peran strategis pelajar sebagai garda pencegahan sejak dini. Sekolah dan orang tua didorong aktif membimbing aktivitas digital anak.
Kegiatan Wawasan Kebangsaan berlangsung aman, tertib, dan lancar hingga selesai. Densus 88 berharap pelajar menyebarkan nilai toleransi dan persatuan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....