Kadisdik Kalteng Gerak Cepat Bantu Anak Kapuas Viral karena Ingin Tetap Sekolah
- 31 Mei 2026 23:28 WIB
- Palangkaraya
RRI.CO.ID, Palangka Raya - Respons cepat ditunjukkan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah, Muhammad Reza Prabowo, setelah beredar video viral tentang seorang anak di Kabupaten Kapuas yang terancam tidak dapat melanjutkan pendidikan karena keterbatasan ekonomi keluarga.
Video yang beredar di media sosial memperlihatkan kondisi sederhana tempat tinggal seorang anak di Jalan Kapuas Seberang, Kelurahan Sei Pasah, Kecamatan Kapuas Hilir, Kabupaten Kapuas. Dalam video tersebut disebutkan anak itu memiliki nilai kelulusan SMP sebesar 80,5, namun harus bekerja serabutan untuk membantu perekonomian keluarga sekaligus mengumpulkan biaya sekolah.
Pembuat konten dalam video tersebut berharap adanya perhatian dari pemerintah agar anak tersebut tetap dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Harapan itu ditujukan kepada Presiden RI, Prabowo Subianto, Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran, dan Bupati Kapuas, Wiyatno.
Tak lama setelah video itu viral, Muhammad Reza Prabowo memberikan respons melalui kolom komentar akun media sosial yang mengunggah video tersebut. Ia meminta nomor kontak yang dapat dihubungi agar tim Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah dapat segera mengakses dan membantu siswa yang bersangkutan.
“Siap monitor Bang. Izin SPMB kita mulai 22 Juni 2026, mohon berkenan share nomor kontak yang bisa kami hubungi agar kami bisa akses adik yang bersangkutan,” tulisnya.
Langkah cepat kembali ditunjukkan pada hari yang sama. Melalui unggahan lain yang memuat video serupa, Reza mengungkapkan bahwa tim Dinas Pendidikan telah turun langsung menemui anak tersebut dan keluarganya di Kapuas.
Kunjungan itu dilakukan untuk memastikan kondisi keluarga sekaligus mencari solusi agar anak tersebut tetap dapat melanjutkan pendidikan. Hasilnya, Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah langsung membantu proses pendaftaran ke SMK Negeri 3 Kuala Kapuas.
Sekolah tersebut dipilih karena memiliki fasilitas asrama serta program keahlian di bidang pertanian dan perkebunan. Fasilitas itu dinilai dapat membantu siswa melanjutkan pendidikan tanpa terbebani persoalan tempat tinggal maupun biaya pendukung lainnya.
“Mohon izin Bapak Ibu, tim kami sudah turun hari ini ke adik tersebut dan sudah kita daftarkan ke SMK 3 Kuala Kapuas yang ada fasilitas asrama dengan jurusan Pertanian dan Perkebunan. Semoga adik yang bersangkutan bisa semangat menempuh pendidikan hingga tuntas. Aamiin,” ujarnya, Jumat, 29 Mei 2026.
Langkah tersebut sejalan dengan komitmen Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dalam memperluas akses pendidikan bagi seluruh anak daerah. Pemerintah terus berupaya memastikan anak-anak dari keluarga kurang mampu maupun wilayah dengan keterbatasan akses tetap memperoleh kesempatan belajar yang sama.
Respons sigap Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah mendapat apresiasi dari masyarakat. Banyak warganet menilai tindakan cepat tersebut menjadi bukti nyata kehadiran pemerintah dalam menjawab persoalan masyarakat, khususnya di bidang pendidikan.
Kasus ini juga menjadi pengingat bahwa masih banyak anak yang memiliki semangat belajar tinggi meski berada dalam keterbatasan ekonomi. Melalui kolaborasi pemerintah, masyarakat, dan berbagai pihak, diharapkan tidak ada lagi anak Kalimantan Tengah yang kehilangan kesempatan menempuh pendidikan karena kendala biaya.
Kisah yang awalnya viral karena keterbatasan ekonomi itu kini berubah menjadi cerita tentang kepedulian dan gotong royong. Harapan anak Kapuas untuk melanjutkan pendidikan pun kembali terbuka melalui dukungan berbagai pihak.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....