Semai Cabai sebelum Ditanam, Langkah Awal Hasil Panen Optimal

  • 07 Sep 2026 23:48 WIB
  •  Palangkaraya

RRI.CO.ID, Palangka Raya - Budidaya cabai tidak hanya bergantung pada proses penanaman dan perawatan setelah tanaman tumbuh.

Tahap persemaian atau penyemaian benih menjadi salah satu langkah penting yang menentukan kualitas bibit sebelum dipindahkan ke lahan atau tempat tanam yang telah disediakan.

Benih yang berkualitas dan diperlakukan dengan tepat diharapkan dapat menghasilkan bibit yang sehat dan tumbuh seragam.

Sebelum disemai, benih cabai perlu dipilih dari biji yang sehat, bernas, tidak keriput dan tidak rusak. Berdasarkan panduan dari Direktorat Jenderal Hortikultura Kementerian Pertanian, benih dapat direndam terlebih dahulu dalam air hangat. Benih yang mengapung dapat dipisahkan, sementara benih yang baik kemudian ditiriskan untuk selanjutnya disemai.

Media persemaian juga perlu mendapat perhatian. Media dapat menggunakan campuran tanah dengan pupuk kandang atau kompos, dan sebaiknya berada dalam kondisi bersih serta cukup gembur agar akar bibit dapat berkembang dengan baik.

Penyemaian dapat dilakukan menggunakan baki atau tray, polybag kecil maupun bedengan persemaian. Setelah benih diletakkan, benih cukup ditutup dengan lapisan tanah tipis dan disiram secara perlahan agar media tetap lembap.

Selama masa persemaian, bibit perlu ditempatkan pada lokasi yang terlindung dari paparan matahari secara langsung maupun guyuran hujan yang terlalu deras.

Berdasarkan panduan Kementerian Pertanian, kecambah cabai umumnya mulai muncul dalam beberapa hari setelah penyemaian. Setelah kecambah muncul, penutup persemaian dapat dibuka secara bertahap dan bibit tetap dipantau serta disiram secukupnya.

Bibit tidak langsung dipindahkan ke tempat tanam begitu kecambah muncul. Bibit perlu menunggu hingga cukup kuat dan memiliki beberapa helai daun sempurna.

Kementerian Pertanian menyebutkan bibit cabai dapat dipindahkan ke lahan ketika berumur sekitar 20 hingga 25 hari atau telah memiliki sekitar lima helai daun sempurna. Pemindahan sebaiknya dilakukan dengan hati-hati agar akar dan media di sekitar bibit tidak mengalami kerusakan.

Dengan demikian, menyemai cabai sebelum ditanam di tempat yang telah disediakan bukan sekadar tahapan awal, tetapi menjadi bagian penting untuk mendapatkan tanaman yang sehat dan produktif.

Pemilihan benih, persiapan media, pengaturan kelembapan hingga waktu pemindahan harus dilakukan secara tepat. Perawatan sejak masa persemaian diharapkan mampu menjadi awal yang baik bagi pertumbuhan tanaman cabai hingga memasuki masa panen.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....