A.A. Ngurah Wisnu BS: Berbagi Cita-Cita dan Dedikasi Melalui Perjalanan Basket
- 11 Agt 2023 20:32 WIB
- Mataram
KBRN-Mataram: A.A. Ngurah Wisnu BS, sebagai atlet Bumi Borneo Basketball, mengungkapkan kisah inspiratif dan cita-citanya kepada RRI, Jum'at (11/08/2023) dalam dunia basket. Berasal dari Bali dan mengalami masa kecil di Lombok, perjalanan Wisnu mencerminkan tekad dan komitmen yang diperlukan untuk meraih prestasi di dunia olahraga.
Menurut Wisnu, jalan menjadi pemain basket profesional memerlukan dedikasi tinggi. Ia menyarankan agar para pemuda yang bercita-cita menjadi atlet basket profesional untuk berlatih secara intensif, mengikuti program ekstrakurikuler di sekolah, dan bergabung dengan klub basket. Pelatih-pelatih dengan lisensi yang dimiliki di klub basket dapat membantu pemain untuk terus mengasah keterampilan mereka. Wisnu menekankan pentingnya ketekunan dan kerja keras dalam melatih diri sendiri, serta tidak cepat puas dengan hasil yang sudah dicapai.
"Kalo ingin menjadi pemain basket profesional, silahkan latihan, ikut di ekstra kurikulernya. Kalo tidak cukup ikut club basket. Pelatih di sini rata-rata sudah punya license. Diikutin diulang-ulang. Jangan cepat-cepat puas dan latihan terus." Ujar Wisnu.
Tentang proses seleksi menjadi atlet, Wisnu membagikan pengalamannya. Ia awalnya masuk ke dunia basket melalui jalur pembinaan. Setelah bergabung dengan klub, ia diberi kesempatan untuk berkuliah sambil bermain basket. Aturan saat itu adalah pemain harus mengikuti kuliah selama 2 tahun sebelum memasuki liga basket. Saat ini, ada dua jalur yang dapat diikuti: jalur pembinaan dan jalur draft. Jalur draft terbuka bagi siapa saja yang ingin mencoba peruntungan mereka.
"Pas saya masuk dulu lewat jalur pembinaan. Jadi masuk club dulu, dibiayain kuliah dulu. aturannya 2 tahun maen di kampus dulu baru boleh masuk liga. Kalo sekarang ada dua jalur. Ada jalur binaan dan ada jalur draft. Kalo jalur draft siapapun boleh ikut." Tambahnya.
Menyinggung rencana masa depan, Wisnu mengungkapkan minatnya untuk terlibat dalam pelatihan, lebih tepatnya sebagai seorang trainer. Ia ingin memberikan pelatihan pribadi kepada pemain-pemain muda, dengan fokus membantu mereka mengembangkan keterampilan mereka. Wisnu merasa bahagia jika dapat melihat kemajuan dari anak didiknya. Ia bercita-cita agar bisa melatih seorang pemain dari awal hingga mencapai prestasi tertinggi.
"Kalo saya sih lebih pilih trainer, lebih pilih ke pelatihan privat. Pengennya saya itu satu anak sampai jadi." Tutupnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....