Oscar Piastri Buka Suara Soal Hasil Balapannya di F1 GP Jepang

  • 06 Apr 2026 19:35 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Piastri akui tetap puas dengan performa dan hasil balapannya di F1 GP Jepang 2026.
  • Piastri soroti strategi tim dan start balapan yang mulus yang mampu menempatkan dirinya di posisi yang menguntungkan.
  • Hasil ini menunjukkan potensi McLaren dapat kembali bersaing di barisan depan musim ini.

RRI.CO.ID, Jakarta - Oscar Piastri tampil gemilang di Formula 1 (F1) GP Jepang 2026, namun gagal meraih kemenangan akibat Safety Car. Pembalap McLaren itu harus puas finis kedua meski sempat memimpin balapan untuk beberapa putaran.

Meski begitu, dirinya merasa tampil kuat sejak sesi latihan, kualifikasi, hingga balapan, berbekal strategi dan eksekusi yang tepat. "Saya rasa ini salah satu akhir pekan terbaik saya di Formula 1,” ujar Piastri dalam keterangan resminya, dikutip Senin, 6 April 2026.

Ia mengatakan sangat puas dengan pemahaman tim terhadap setelan mobil, start yang baik, serta strategi yang berjalan apik. Menurutnya, hasil ini terasa seperti kemenangan bagi tim, meski belum cukup untuk finis sebagai juara pada saat itu.

Piastri juga menilai tidak ada yang bisa dilakukan lebih baik lagi dalam balapan tersebut, selain faktor Safety Car yang di luar kendali. Di sisi lain, menurutnya momentum McLaren juga sudah mulai terbentuk, dengan indikasi bahwa mobil mereka akan mampu bersaing di barisan depan musim ini.

Walaupun masih tertinggal dari Mercedes, McLaren berhasil memaksimalkan potensi yang ada di akhir pekan tersebut. “Kami benar-benar mengoptimalkan apa yang kami miliki,” kata Piastri.

"Jelas kami masih perlu menemukan performa tambahan, dan awal musim ini belum mudah. Namun jika kami bisa memaksimalkan semuanya, kami bisa memberi tekanan bagi tim-tim yang sedang mendominasi saat ini," ujarnya.

Sebelumnya, Piastri menegaskan bahwa modal mobil tercepat saja tidak cukup untuk menang. "Kami belajar dari tahun lalu bahwa meskipun memiliki mobil terbaik, kami tetap harus mengoperasikannya di level yang sangat tinggi," ucap dia.

"Menarik ketika melihat tim lain punya mobil tercepat. Nyatanya tidak semudah itu untuk memaksimalkannya," katanya.

Memulai balapan pertamanya di musim 2026, setelah gagal start (did not start/DNS) di dua balapan sebelumnya, Piastri tampak berpeluang memenangkan GP Jepang. Sayangnya, keberuntungan sepertinya belum berpihak, ketika Safety Car akibat kecelakaan yang menimpa Ollie Bearman.

Situasi itu memberi keuntungan Kimi Antonelli dan mampu mempertahankan posisi terdepan. Keadaan yang menghilangkan kesempatan Piastri untuk memimpin balapan keluar sebagai juara.

Meski peluang kemenangan sirna, Piastri tetap mengamankan posisi kedua dengan nyaman. Sementara, rekan setimnya, Lando Norris finis kelima.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....