Trio Arsefto Kecewa Modern Pentathlon Tidak Dipertandingkan di PON

  • 02 Agt 2024 18:54 WIB
  •  Bandung

KBRN,Bandung: Ketua Umum Pengurus Provinsi (Pengprov) Modern Pentathlon Indonesia (MPI) Jawa Barat, Trio Arsefto, menyatakan kekecewaannya atas keputusan untuk tidak mempertandingkan Modern Pentathlon pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI di Aceh-Sumatera Utara.

Meskipun olahraga ini sempat diekshibisikan pada PON XX Papua, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat dan tuan rumah PON XXI Aceh-Sumatera Utara memutuskan hanya mempertandingkan 65 cabang olahraga dalam ajang nasional tersebut.

"Sangat disayangkan sekali cabang olahraga baru yang kita coba bina atletnya tidak dipertandingkan di PON Aceh-Sumatera Utara. Informasi dari KONI pusat, selain karena anggaran, hal ini merupakan keputusan dari presiden yang tidak bisa diubah," jelas Trio, Jumat (2/8/2024).

Trio menyatakan bahwa Modern Pentathlon adalah salah satu olahraga baru yang diunggulkan oleh Jawa Barat. Tim Modern Pentathlon dari Jawa Barat yang mewakili Indonesia dalam UIPM Global Laser-Run City Tour Singapore 2024 berhasil meraih prestasi. Selain itu, pada beberapa event nasional, menurut Trio, Modern Pentathlon juga berhasil mendominasi dengan meraih 50 persen dari total medali yang dipertandingkan.

Pada UIPM Global Laser-Run City Tour Singapore 2024 enam atlet Modern Pentathlon Indonesia (MPI) Jabar meraih medali emas dan perak. Keenam atlet tersebut masing-masing Almamira (u15) meraih emas, Yoshirafi (u17) emas, Caroline (Elite) emas, Samuel (ELITE) perak, Sala (ELITE) perak, dan Bintang (ELITE).

Trio Berharap agar Modern Pentathlon dapat dipertandingkan pada PON XXII di NTB dan NTT mendatang, pihaknya berencana menyiapkan atlet sejak dini untuk meraih prestasi. "Ini harapan kita. Atlet akan kita siapkan secara matang karena PON XXII masih cukup lama," katanya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....