PASI NTT Menambah Barisan Atlet Lolos PON Jadi Delapan Orang
- 29 Mei 2023 13:46 WIB
- Kupang
KBRN, Kupang : Ketua Umum Pengurus Provinsi PASI Nusa Tenggara Timur Theodorus Widodo, dan Kelapa Dinas Kepemudaan Olahraga NTT Hildegardis Bria Seran merasa bangga, atlet-atlet lari NTT menambah barisan panjang meraih tiket PON XXI Tahun 2024, setelah sepuluh atlet yang diikutikan dalam Babak Pra Kualifikasi PON dalam even Jateng Open, 25-27 Mei 2023 meloloskan enam atlet. Jumlah tersebut bertambah menjadi delapan orang, setelah dua atlet sebelumnya yakni Afriana Paijo dan Matilda Bere lolos PON dalam babak Pra Kualifikasi PON pada even Jatim Open, 08-10 Maret 2023.
Ungkapan rasa bangga Ketua Umum Pengurus Provinsi PASI NTT, Ir. Theodorus Widodo disampaikan kepada RRI di Kupang melalui handphone celulernya, usai menyaksikan langsung final lomba lari sejumlah nomor lari yang diikuti 10 atlet atletik PASI NTT, di Gor Tri Lomba Juang Semarang, Provinsi Jawa Tengah, Sabtu (27/05/2023) siang. Menurut Theo Widodo, dari even Pra Kualifikasi PON Tahun 2024 tersebut/ NTT meloloskan enam atlet atletik terbaik yakni, Marselino Varelian Fallo 3000m St. Ch putra, Delvita Bakun dinomor 3000m St.Ch putrid, dan dinomor lari Estafet 4x400 meter putri atas nama Matilda O.A. Bere, Leohelmina Bistolen, Absonia Bell, dan Juwita S. Koy.
“Perasaan saya tentu sangat bangga sekali sebagai Ketua Umum PASI NTT, dan satu catatan bagi atlet agar berlatih lebih keras lagi, pertajam catatan waktunya, juga para Pelatih juga tentu bekerja lebih keras dengan acuan menuju PON 2024 mendatang,” ucap Theo Widodo.
“Hari ini, (27/05/2023) seluruh atlet atletik NTT mengikuti babak final dan hasilnya sangat baik, sangat gemilang, dimana kita meloloskan atlet menuju PON 2024 dinomor streaplecis putra Marselino Fallo, dan streaplecis putrid atas nama Delivita Bakun di nomor 3000m St.Ch. Keduanya juara dua dan lolos PON. Sementara atlet kita Afriana Paijo juara satu dinomor 3000m St.Ch putri, akan tetapi dia sdah lolos pada Pra Kualifikasi PON di Jatim Open kemarin. Lalu dinomor estafet putrid 4X400 meter putrid itu juara satu bahkan tinggalkan jauh lawan-lawannya, sekaligus memastikan satu tiket ke PON yang berjumlah empat orang,” kata Theo Widodo.
Menurutnya, keberhasilan para atlet NTT lolos PON menunjukan bahwa prestasi kita semakin bagus dan memberikan harapan bagi NTT untuk merebut medali di PON 2024 Aceh dan Sumatera Utara nanti.
Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Nusa Tenggara Timur, Hildegardis Bria Seran pada kesempatan yang sama dari Kota Semarang, Jawa Tengah kepada RRI di Kupang melalui Handphone celulernya mengatakan, para atlet binaan Dispora pada sentra PPLMD dan PPLD, dengan kekuatan enam orang, yang mengikuti even Jateng Open sebagai babak Pra Kualifikasi PON ke-21 Tahun 2024 di Aceh dan Sumatera Utara, telah lolos limit PON, sekaligus meraih tiket PON.
“Kekuatannya turun dinomor 3000 meter streaplecis putra dan putri, dan putrid atas nama Afriana Paijo dan lolos limit, sementara itu juga yang bersangkutan sudah lolos di Jatim Open. Sementara yang kedua adalah Marselino Fallo, tadi lolos limit dan sudah lolos PON dinomor 3000 meter streaplecis putra,” ujar Kadispora NTT yang ikut mendampingi para atlet PASI NTT mengikuti Pra PON di Semarang.
“Dan yang sangat membanggakan dai atlet kita dinomor empat kali 400 meter estafet putri, mereka dengan kekuatan empat orang juga sudah lolos dan mereka keluar sebagai juara satu. Sedangkan Afriana Paijo juga sudah lolos PON, dan tentu tadi juara satu sedangkan juara dua itu adalah Delfita Bakun yaitu utusan dari Pengpro PASI NTT dan Nofri itu gagal. Dan kalau untuk putra Marselino Fallo juga sudah lolos, dan tadi urutan kedua,” kata Kadispora NTT Hilde Bria Seran.
Ia menambahkan, khusus untuk nomor 3000m St. Ch putra, juara I, Diki Chandra asal Bangka Belitung, juara II. Marselino Varelian Fallo asal NTT, dan juara III. Elisar Gamasi asal Riau.
Kadispora NTT Hilde Bria Seran menambahkan, keberhasilan para atlet atletik NTT meraih prestasi dan lolos PON Tahun 2024, semata-mata karena kerjasama tim pelatih yang ada di PPLP, PPLMD, dan PPLD, serta semua komponen yang ikut mendukung didalamnya.
Ia berharap, tugas pelatih kedepan adalah memperbaiki perolehan catatan waktunya, yang akan disandingkan dengan catatan waktu di PON, yang masih selisih beberapa detik sehingga akan terus didorong selama sisa waktu pelaksanaan PON ke-21 Tahun 2024 mendatang, di Aceh dan Sumatera Utara.
Sepuluh atlet atletik PASI NTT yang mengikuti Jateng Open di Stadion Tri Lomba Juang-Kota Semarang, Provinsi Jawa Tengah Tahun 2023 adalah, Afriana Paijo turun dinomor lomba 3000m St.ch putrid, Delvita Bakun 3000m St.Ch putrid, Nofriana Taunus 3000m St. Ch putrid, Marselino Varelian Fallo 3000m St. Ch putra, Oktavianus Talo 3000m St.Ch putra, Frengki Kapoteng 800m putra, Matilda O.A. Bere, Leohelmina Bistolen, Absonia Bell, dan Juwita S. Koy masing-masing turun dinomor lari Estafet 4x400 m putrid. Mereka didampingi oleh tiga orang pelatih yakni, Antonius Fallo, Tati Setiawati, dan Oliva Sadi. (at).
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....