Mahasiswa STKIP PGRI Sumenep Gelar Demo, Desak Pemecatan Dosen Terduga Kasus Asusila
- 26 Mar 2025 12:17 WIB
- Sumenep
KBRN, Sumenep: Sejumlah mahasiswa dari Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) STKIP PGRI Sumenep menggelar aksi demonstrasi di depan kampus, Selasa (25/3/2025). Mereka mendesak pihak kampus untuk mengambil tindakan tegas terhadap seorang dosen yang diduga terlibat dalam kasus asusila.
Dalam aksi tersebut, mahasiswa tidak hanya menyampaikan orasi, tetapi juga membentangkan spanduk berisi kecaman terhadap oknum dosen tersebut. Mereka menuntut agar kampus segera memecat dosen yang dianggap telah mencoreng nama baik institusi pendidikan.
"Kami tidak hanya meminta klarifikasi, tetapi tindakan nyata. STKIP PGRI Sumenep harus segera memecat dosen yang telah mencoreng nama baik kampus," tegas Moh. Nurul Hidayat, Presiden Mahasiswa STKIP PGRI Sumenep.
Mahasiswa mengungkapkan bahwa dosen yang bersangkutan telah diberhentikan dari kampus lain akibat kasus serupa. Mereka juga mengklaim telah mengumpulkan bukti, termasuk pengakuan dari istri sahnya, yang menguatkan dugaan pelanggaran tersebut.
Menurut mereka, tindakan yang dilakukan oleh dosen itu tidak hanya melanggar kode etik akademik, tetapi juga melanggar Undang-Undang RI Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen.
"Dosen yang melanggar sumpah profesi dan kode etik harus diberikan sanksi tegas. Jika kampus tidak segera bertindak, kami akan menggelar aksi yang lebih besar," lanjut Hidayat.
Di tengah aksi, mahasiswa ditemui oleh Wakil Ketua III Bidang Kemahasiswaan STKIP PGRI Sumenep, M. Fauzi. Ia menyampaikan bahwa pihak kampus akan segera mengambil keputusan terkait kasus ini.
"Keputusan dari pimpinan kampus akan dikeluarkan selambat-lambatnya pada Jumat, 28 Maret 2025. Jika tidak ada keputusan hingga hari itu, saya siap mundur dari jabatan saya," ujar Fauzi di hadapan para mahasiswa.
Aksi demonstrasi ini menjadi sorotan karena menyoroti pentingnya integritas dalam dunia akademik. Mahasiswa berharap kampus tidak ragu untuk memberikan sanksi tegas terhadap pelanggaran yang mencoreng citra pendidikan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....