Mengenal 4 Masjid Historis yang Berdiri Ratusan Tahun Lalu di Tiongkok

  • 30 Jul 2026 00:11 WIB
  •  Nunukan

RRI.CO.ID, Nunukan: Siapa sangka Tiongkok memiliki kurang lebih 35.000 bangunan masjid yang tersebar diseluruh wilayah yang telah dimanfaatkan untuk memfasilitasi populasi muslim disana. Dari sekian banyak masjid, ada empat masjid legendaris yang wajib masuk daftar spot destinasi wisata untuk dikunjungi. Diantaranya ada Huaisheng Mosque di Guangzhou, Qingjing Mosque di Quanzhou, Phoenix Mosque di Hangzhou dan The Great Mosque of Xi'an.

Huaisheng Mosque di Guangzhou

Huaisheng Mosque merupakan masjid tertua di Tiongkok, yang didirikan pada tahun 627 Masehi pada masa dinasti Tang dan diakui sebagai Situs Warisan Budaya Provinsi Guangdong. Masjid ini dibangun dengan memadukan gaya arsitektur Islami dan gaya khas Tiongkok. Bagian bangunan paling terkenal adalah Guangta, sebuah minaret yang diklaim sebagai minaret tertua disana.

Pada mulanya, Huaisheng Mosque didirikan untuk memfasilitasi pedagang dari daerah Persia dan Arab yang melakukan transaksi di pelabuhan Guangzhou pada masa dinasti Tang. Seiring berjalannya waktu, masjid ini mengalami pembangunan ulang pada tahun 1350 yaitu masa dinasti Yuan dan pada tahun 1695 masa dinasti Qing.

Qingjing Mosque di Quanzhou

Qingjing Mosque atau yang juga disebut Masjid Ashab adalah masjid bergaya Arab tertua di Tiongkok dan menjadi salah satu situs Islam yang paling mencolok secara visual di Asia Timur. Menariknya, tempat sembahyang disini merupakan area terbuka tanpa atap. Terdapat gapura granit mirip dengan yang ada di Damaskus yang dikelilingi dengan dinding batu Dinasti Song di setiap sisinya.

Peninggalan sejarah ini dilindungi oleh pemerintah, tepatnya oleh Unit Perlindungan Peninggalan Budaya Utama Nasional; komponen Warisan Dunia UNESCO pada tahun 2021, sebagai bagian dari "Quanzhou: Pusat Perdagangan Dunia di Tiongkok Song-Yuan".

Phoenix Mosque di Hangzhou

Phoenix Mosque punya keunikan yang beda dari bangunan Tiongkok pada umumnya. Disaat hampir semua bangunan Tiongkok zaman dulu memakai rangka kayu, masjid ini menggunakan dinding batu khas metode konstruksi dari dunia Islam. Menariknya lagi, konstruksi masjid ini dibangun tanpa balok, lho.

Sejak dibangun pada masa dinasti Tang, Phoenix Mosque telah mengalami rekonstruksi yang dilakukan oleh pedagang muslim kaya raya bernama Ala al-Din. Jadi, bangunan yang kita lihat sekarang ini sudah mengalami perubahan dibandingkan aslinya, ya.

The Great Mosque of Xi'an

Berbeda dari bangunan masjid sebelumnya, The Great Mosque of Xi’an dibangun dengan gaya arsitektur Tiongkok yang sangat kental. Tidak ada kubah maupun minaret. Justru yang ada adalah Menara Wang Yue, menara pengamatan bulan yang digunakan untuk melihat penampakan bulan Ramadhan, yang bentuknya mirip seperti pagoda Buddha.

Masjid ini mampu menampung kurang lebih 1.000 hingga 2.000 orang di dalamnya. Sama seperti masjid-masjid lainnya, The Great Mosque of Xi’an juga terbuka untuk wisatawan maupun umat muslim dari berbagai penjuru dunia.

(Sumber: China Dragon Tours)

BACA JUGA: 6 Spot Destinasi Wisata Muslim Friendly di Tiongkok

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....