Pendaftar Calon Sekda Nunukan Akan Masuk Tahap Asesmen
- 03 Okt 2026 06:39 WIB
- Nunukan
Poin Utama
- Pendaftaran calon Sekda Nunukan telah ditutup dengan tujuh pendaftar.
- Lima pendaftar berasal dari Kabupaten Nunukan, sementara dua lainnya dari luar Nunukan.
- Tahapan berikutnya dimulai dengan asesmen di Makassar pada 6 Oktober 2026.
RRI.CO.ID, Nunukan - Pendaftaran calon Sekda Nunukan telah ditutup dengan tujuh pendaftar. Proses seleksi kini berlanjut ke tahapan asesmen bagi peserta yang memenuhi persyaratan.
Peserta yang lolos persyaratan calon Sekretaris Daerah Kabupaten Nunukan akan mengikuti asesmen di Makassar. Setelah itu, proses berlanjut ke penyusunan makalah dan presentasi sebelum penetapan tiga calon.
Kepala BKPSDM Nunukan Kaharuddin Tokong mengatakan, seluruh pendaftar terlebih dahulu harus memenuhi persyaratan yang telah ditentukan. Peserta yang memenuhi seluruh syarat dapat mengikuti asesmen pada 6 Oktober.
"Kan ada syarat-syarat di situ, kalau syarat-syaratnya terpenuhi semuanya bisa ikut asesmen, semuanya ke Makassar tanggal 6 Oktober," katanya, Jumat (02/10/2026) ditulis Sabtu (03/10/2026).
Dari tujuh pendaftar, lima orang berasal dari Kabupaten Nunukan dan dua lainnya dari luar Nunukan. Setelah asesmen, asesmen center membutuhkan waktu untuk menyiapkan data sebelum tahapan berikutnya dilaksanakan.
Pembuatan makalah dijadwalkan pada 21 Oktober, kemudian dilanjutkan dengan presentasi pada 22 dan 23 Oktober. Hasil rangkaian seleksi tersebut akan mengerucut menjadi tiga calon yang dijadwalkan diumumkan pada 28 Oktober.
"Sesuai dengan jadwal kemarin itu kan butuh waktu, dari asesmen center itu untuk menyiapkan datanya, maka dilanjutkan lagi nanti pembuatan makalah tanggal 21, kemudian tanggal 22 dan 23 itu presentasi," katanya.
Tiga calon yang ditetapkan selanjutnya diserahkan kepada Bupati Nunukan untuk dipilih satu orang. Hasil seleksi kemudian dikomunikasikan kepada gubernur dan dilaporkan kepada BKN sebelum rekomendasi dan pelantikan.
"Tanggal 28 itu sudah pengumuman 3 besar, 3 besar ini nanti yang diserahkan ke bupati. Nah dari 3 orang ini nanti bupati pilih satu orang setelah itu komunikasi ke gubernur dan pada saat yang sama kita juga kirim ke BKN semua hasilnya itu kita laporkan semua, setelah itu keluar rekomendasi BKN, kita pelantikan," katanya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....