Kesra Kel. Nunukan Utara Kawal Usulan Desil Warga yang Melonjak

  • 30 Sep 2026 22:10 WIB
  •  Nunukan

RRI.CO.ID Nunukan: Pihak Kesra Kelurahan Nunukan Utara berkomitmen mengawal dan membantu mengusulkan penurunan status desil kesejahteraan warga yang melonjak drastis, guna memastikan hak mereka atas bantuan sosial (bansos) kembali pulih.

Menyikapi banyaknya protes dari para Ketua Rukun Tetangga (RT), Kelurahan Nunukan Utara berkomitmen mengawal dan membantu mengusulkan penurunan status desil kesejahteraan warga yang melonjak drastis. Langkah ini diambil agar hak warga prasejahtera atas bantuan sosial (Bansos) bisa kembali pulih.

Persoalan ini mencuat setelah laporan para ketua RT mendapati banyak warga miskin secara mendadak tercatat berada di desil tinggi (desil 6 hingga 10). Akibat perubahan data yang dinilai tidak masuk akal tersebut, banyak warga prasejahtera, mulai dari buruh serabutan hingga penyewa rumah, justru ditolak saat mengajukan bansos.

Kepala Seksi (Kasi) Kesra Kelurahan Nunukan Utara, Rudiansyah, mengungkapkan bahwa pihaknya telah berupaya mengonfirmasi akurasi data tersebut kepada Badan Pusat Statistik (BPS). Namun, dalam rapat sebelumnya, pihak BPS disebut tidak mengakui lonjakan desil tersebut bersumber dari hasil pendataan mereka.

"Padahal di lapangan yang melakukan pendataan adalah BPS," tegas Rudiansyah usai mengikuti rapat koordinasi di Kantor Kelurahan Nunukan Utara, Rabu (16/9/2026).

Sebagai bentuk keberpihakan kepada masyarakat kecil, Kesra Nunukan Utara memastikan tidak akan tinggal diam dan berjanji membantu warga memproses perbaikan data melalui Dinas Sosial.

"Harapan saya, desil-desil warga yang tadinya rendah kemudian naik itu akan kita bantu untuk usulkan kembali ke Dinas Sosial untuk menurunkan desilnya, dikembalikan ke desil semula," ujar Rudiansyah. Ia mencontohkan, warga yang sebelumnya berada di desil bawah lalu melonjak naik secara tidak wajar seperti dari desil 4 ke desil 5 atau 7 akan menjadi prioritas utama untuk diupayakan turun kembali. MM

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....