Pemuda Dayak Bertato Ikuti Rekrutmen Khusus TNI AD
- 19 Sep 2026 06:39 WIB
- Nunukan
Poin Utama
- Pemuda Dayak bertato mendapat kesempatan mengikuti rekrutmen khusus TNI AD.
- Tokoh adat dapat memberikan surat keterangan terkait tato yang berkaitan dengan tradisi Dayak.
- Peserta tetap harus mengikuti proses dan tahapan seleksi TNI AD.
RRI.CO.ID, Nunukan - Pemuda Dayak yang memiliki tato mendapat kesempatan mengikuti rekrutmen TNI Angkatan Darat. Kesempatan tersebut mendapat apresiasi dari DPRD Nunukan dan tokoh adat Dayak.
Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Nunukan, Ryan Antoni, menilai diperbolehkannya tato adat dalam rekrutmen TNI AD merupakan bentuk perhatian terhadap tradisi masyarakat hukum adat Dayak.
Menurut Ryan, kebijakan itu juga menunjukkan adanya ruang bagi pemuda dari masyarakat adat untuk mengikuti proses perekrutan TNI AD sesuai ketentuan yang berlaku.
"saya sangat mengapresiasi keputusan dari Prabowo mungkinnya sebagai presiden yang mengawalinya kemudian instansi TNI di mana ini merupakan bentuk bentuk toleransi dan bahkan bentuk penghargaan terhadap tradisi tradisi masyarakat tradisional seperti halnya masyarakat hukum adat Dayak." ucapnya, Sabtu (19/09/2026).
Kepala Adat Besar Krayan Hilir Kecamatan Krayan Timur, Daniel Sinau, mengatakan pihak adat dapat memberikan surat keterangan mengenai tato yang dimiliki calon peserta. Menurutnya, tato pada masyarakat Dayak memiliki kaitan dengan kebiasaan dan tradisi yang telah berkembang di lingkungan masyarakat.
"Kami membuat keterangan bahwa anak putra ini bertato, jadi karena kebiasaan orang Dayak ini memang sudah begitu. Tidak ada lagi apa alasan kami daerah itu tidak bertanya sekarang pun ya karena sudah tradisi." ucapnya.
Daniel berharap kesempatan tersebut dapat dimanfaatkan para pemuda Dayak yang ingin mengikuti rekrutmen TNI AD. Ia juga berharap peserta yang mengikuti proses tersebut dapat diterima setelah memenuhi seluruh persyaratan dan tahapan seleksi.
"hari ini kami mengucapkan banyak-banyak terima kasih kepada presiden Prabowo karena ada toleransi untuk kami, dan mudah-mudahan mereka seterusnya dapat diterima dengan baik." ucapnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....