Lomba Menulis Jadi Wadah Asah Kemampuan Berpikir Kritis Pelajar

  • 02 Sep 2026 14:43 WIB
  •  Nunukan

RRI.CO.ID, Nunukan: Lomba menulis yang digelar Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Kabupaten Nunukan tidak hanya menjadi upaya mendorong budaya literasi, tetapi juga wadah untuk mengasah kemampuan berpikir kritis peserta didik. Para peserta dituntut untuk menghasilkan karya tulis sesuai kemampuan berpikir masing-masing tanpa menggunakan referensi maupun alat bantu.

Plt. Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Kabupaten Nunukan, Eradias, mengatakan setiap karya tulis peserta didik merupakan hasil murni dari kemampuan berpikir mereka. Hal tersebut dapat melatih kemampuan berpikir kritis peserta didik dengan menuangkan ide dan gagasan melalui tulisan.

"Setiap hasil karya tulisan yang mereka hasilkan merupakan murni dari pemikiran anak-anak", ujar Eradias, Rabu (2/9/2026).

Selain itu, lomba menulis juga diharapkan dapat mengembangkan potensi di bidang kepenulisan sekaligus mendorong minat baca di kalangan pelajar. Pasalnya, kemampuan menulis tidak terlepas dari kebiasaan membaca untuk menambah wawasan serta memperkaya ide dan gagasan.

“Keterampilan menulis peserta didik akan meningkat dan minat baca juga semakin bertambah untuk menambah wawasan,” ujarnya.

Ia menambahkan, lomba menulis tahun ini diikuti sebanyak 82 peserta didik khusus tingkat SMP se-Kabupaten Nunukan. Meski demikian, jumlah peserta diharapkan dapat terus meningkat pada tahun mendatang.

Menurutnya, semakin banyak peserta yang berpartisipasi dapat menjadi salah satu indikator meningkatnya budaya literasi di kalangan pelajar. Partisipasi yang lebih luas dapat semakin memperkuat kebiasaan membaca dan menulis bagi kalangan pelajar di Kabupaten Nunukan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....