Sikap Umat Islam kepada Rasulullah

  • 30 Agt 2026 06:03 WIB
  •  Nunukan

RRI.CO.ID, Nunukan - Rasulullah SAW merupakan teladan utama bagi umat Islam dalam menjalani kehidupan. Karena itu, setiap Muslim memiliki kewajiban untuk menunjukkan sikap yang benar kepada Rasulullah SAW, bukan hanya dengan mencintai dan memuji beliau, tetapi juga dengan membenarkan, menaati, serta mengikuti ajaran yang telah disampaikan.

Hal tersebut disampaikan Ustaz Nurdin Sade, S.Pd.I., saat menjadi narasumber acara Mutiara Pagi RRI Nunukan dengan topik “Sikap kepada Rasulullah” yang dipandu oleh Presenter H.M. Ridwan Supangat, S.H.

Ustaz Nurdin menjelaskan, setidaknya terdapat sejumlah sikap penting yang harus dimiliki seorang Muslim terhadap Rasulullah SAW.

Membenarkan apa yang disampaikan Rasulullah SAW

Sikap pertama adalah membenarkan segala sesuatu yang disampaikan oleh Rasulullah SAW, khususnya perkara yang bersumber dari wahyu dan ajaran Islam. Ustaz Nurdin mencontohkan peristiwa Isra Mikraj. Ketika kabar perjalanan Rasulullah SAW dari Masjidil Haram menuju Masjidil Aqsa hingga perjalanan ke langit disampaikan kepada masyarakat pada saat itu, tidak sedikit yang meragukannya.

Namun, Abu Bakar Ash-Shiddiq justru membenarkan Rasulullah SAW. Sikap tersebut menjadi teladan tentang bagaimana seorang Muslim seharusnya memiliki keyakinan terhadap kebenaran yang dibawa oleh Rasulullah.

Menaati Rasulullah SAW

Selain membenarkan, umat Islam juga diperintahkan untuk menaati Rasulullah SAW. Ketaatan tersebut diwujudkan dengan mengikuti petunjuk dan tuntunan yang telah beliau ajarkan.

Menurut Ustaz Nurdin, mencintai Rasulullah SAW tidak cukup hanya melalui ucapan, tetapi harus dibuktikan dalam kehidupan sehari-hari dengan menjalankan sunnah dan perintah yang beliau ajarkan.

Menjauhi apa yang dilarang Rasulullah

Sikap berikutnya adalah menjauhi segala sesuatu yang dilarang oleh Rasulullah SAW. Seorang Muslim tidak hanya dituntut untuk mengerjakan perintah, tetapi juga meninggalkan perkara-perkara yang telah dilarang dalam ajaran Islam.

“Kalau Rasulullah melarang sesuatu, maka kita tinggalkan,” demikian salah satu prinsip yang ditekankan dalam pembahasan tersebut.

Tidak beribadah kecuali sesuai syariat

Ustaz Nurdin juga mengingatkan agar umat Islam tidak membuat-buat bentuk ibadah yang tidak memiliki landasan dalam syariat. Menurutnya, Rasulullah SAW telah membawa ajaran Islam dengan sempurna. Karena itu, khususnya dalam perkara ibadah mahdhah, umat Islam tidak bisa melakukan inovasi berdasarkan keinginan pribadi.

“Rasulullah membawa ajaran Islam dengan sempurna. Kita tidak bisa berinovasi khususnya terhadap ibadah mahdhah,” jelasnya.

Ia menegaskan bahwa ibadah mahdhah memiliki ketentuan yang telah diatur dalam syariat, sehingga pelaksanaannya harus mengikuti tuntunan Rasulullah SAW.

Ustaz Nurdin mengajak umat Islam untuk kembali memahami makna kecintaan kepada Rasulullah SAW. Kecintaan yang sebenarnya bukan hanya diwujudkan dengan mengagungkan nama beliau, tetapi juga dengan membenarkan apa yang beliau sampaikan, menaati perintahnya, menjauhi larangannya, dan beribadah sesuai tuntunan syariat. Melalui sikap tersebut, umat Islam diharapkan dapat menjadikan Rasulullah SAW sebagai teladan dalam kehidupan sekaligus menjaga kemurnian ajaran Islam yang telah beliau wariskan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....