Lapas Kelas IIB Nunukan Setiap Hari Produksi Batik Lanuka Ciri Khas Burung Enggang
- 27 Agt 2026 14:11 WIB
- Nunukan
RRI.CO.ID, Nunukan-Warga Binaan Pemasyarakatan Lapas Kelas IIB Nunukan Arman menyampaikan jika setiap hari memproduksi batik dengan motif batik Lanuka sebanyak dua pcs, adapun yang sulit dalam memproduksi batik adalan cantingan karena harus benar-benar diteliti, apabila pewarna tumpah kainnya akan rusak, sementara untuk solusi dalam perbaikan dapat disiram dengan air panas, sehingga goresan yang keluar dari pola gambar dapat diperbaiki.
“Itupun kami non stop kerja pokoknya tidak ada stop, itu saja stop kalau kita istirahat makan, kita kecapekan karena kita itu non stop kerja, belajar membatik di dalam lapas, lebih kurang 1 bulan bisa sudah, bisa bikin sendiri kalau mau”, ucapnya, Kamis, (27/8/2026).
Ia menjelaskan untuk membuat batik menggunakan remasol atau sering disebut ramasol adalah jenis pewarna tekstil reaktif yang banyak digunakan untuk membatik, teknik colet atau lukis kai), jumputan, dan tie-dye
“Harapan saya selama disini mudah-mudahan nanti bebas nanti saya bisa buat diluar sebagai usaha saya sendiri nanti itu harapan saya. Tidak sedikit modalnya ini tapi kalau soal membatik sudah tahu semua cara bikinnya dari awal sampai akhir sudah tahu semua tinggal modalnya saja dicari diluar, pemasarannya sudah tahu bisa diposting di Facebook, di teman-teman apa semua”, ujarnya.
Ia juga mengungkapkan jika kain batik Lanuka dihargai Rp.550.000,- harga tersebut masih terjangkau dikarenakan dipenuhi motif lulantatibu, sedangkan beberapa tahun lalu motifnya simpel dan tidak banyak motif, sedangkan ciri khas batik Lanuka ini seperti burung enggang dan tugu mandau, kemudian warna yang paling dominan yakni warna hitam, merah dan kuning. (DR).
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....