Narkoba Picu Kerusakan Kesehatan hingga Kriminalisasi
- 14 Agt 2026 06:37 WIB
- Nunukan
Poin Utama
- Efek halusinasi dapat memicu tindakan merusak, melukai, hingga mengambil hak orang lain.
- Narkoba berdampak terhadap kesehatan, hubungan sosial, dan kondisi ekonomi pengguna.
- Ketergantungan dapat mendorong pengguna mengabaikan pekerjaan dan meningkatkan kebutuhan terhadap narkoba.
RRI.CO.ID, Nunukan - Narkoba tidak hanya merusak kesehatan, tetapi juga berdampak terhadap kehidupan sosial dan ekonomi penggunanya. Ketergantungan dapat membuat kebutuhan terhadap narkoba terus meningkat dan memicu berbagai masalah sosial.
Efek candu membuat tubuh pengguna terus meminta narkoba setelah mengalami ketergantungan. Kondisi tersebut dapat mengganggu pekerjaan dan kehidupan sosial pengguna. Hal tersebut disampaikan Kepala Puskesmas Nunukan, dr Ika Bihandayani, Jum'at (14/08/2026).
“Jadi narkoba itu tidak ada jauh dari kerusakan masalah kesehatan tadi, kemudian hubungan sosial, kemudian ekonomi. Tentu ketika tubuh ini meminta lagi, karena tadi ada efek candu tadi, akan meminta terus,” ujarnya.
Ketergantungan terhadap narkoba dapat membuat pengguna tetap mencari narkoba ketika persediaannya tidak ada. Kondisi ekonomi juga dapat terganggu ketika kebutuhan terhadap narkoba semakin meningkat.
Menurut Ika, dampaknya dapat terlihat dari terganggunya aktivitas pekerjaan dan hubungan sosial pengguna. Kondisi tersebut juga dapat berkembang menjadi tindakan kriminal ketika kebutuhan narkoba tidak terpenuhi.
“Kemudian ketika sudah tidak ada, apalagi kalau tidak bekerja, atau bekerja tentu kehidupan sosialnya sudah tidak baik, karena tidak masuk kerja, kemudian kebutuhannya semakin meningkat, terjadi kriminalisasi,” katanya.
Efek halusinasi juga dapat mengubah persepsi pengguna terhadap lingkungan dan orang di sekitarnya.
Kondisi tersebut berpotensi mendorong tindakan mengambil hak orang lain, merusak, hingga melukai.
“Orang yang disayangi sudah tidak dikenali lagi, karena efek halusinasi tadi, yang tidak ada menjadi ada, kemudian mengambil hak orang lain, merusak, melukai, kriminal tadi, jadi banyak sekali dampak negatifnya di kehidupan,” ujarnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....