Bupati Nunukan Siapkan Penanganan Longsor dan Bantuan Korban Terdampak
- 04 Agt 2026 11:59 WIB
- Nunukan
Poin Utama
- Bupati Nunukan meninjau lokasi longsor di Jalan Sungai Fatimah RT 20 dan menyiapkan penanganan bersama OPD terkait.
- Dinas PUPR akan mengalokasikan anggaran untuk penanganan longsor di lokasi pembuangan sampah.
- BPBD akan merekomendasikan bantuan bagi rumah terdampak melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat sesuai arahan Bupati.
RRI.CO.ID, Nunukan - Pemerintah Kabupaten Nunukan menyiapkan penanganan longsor di Jalan Sungai Fatimah RT 20. Bupati Nunukan meninjau lokasi longsor pada Selasa (4/8/2026) pukul 10.15 WITA.
Longsor terjadi di kawasan pembuangan sampah Jalan Sungai Fatimah RT 20 akibat hujan deras pada hari senin dini hari. Pemerintah daerah mulai menyiapkan langkah penanganan bersama organisasi perangkat daerah terkait. Hal itu disampaikan Kepala BPBD Nunukan, Asmar.
"Nah kalau, ini kan sebenarnya begini. Kalau BPBD, tugas fungsinya kan memang penyelamatan evakuasi. Nah, kaitannya dengan seluruh bencana, itu BPBD tidak berdiri sendiri, tapi berdiri berdasarkan semua keputusan dengan OPD yang lain," katanya.
Penanganan teknis longsor akan menjadi kewenangan Dinas Pekerjaan Umum. Anggaran khusus disiapkan untuk menangani lokasi longsor tersebut.
Rumah warga yang terdampak juga menjadi perhatian pemerintah daerah. BPBD menyiapkan rekomendasi bantuan sesuai arahan Bupati Nunukan.
"Nah khusus untuk tanah longsor ini yang ada di pembungaan sampah, itu Pak Bupati tadi sudah kunjungi. Nah ini direncanakan, ada anggaran di PU yang akan dialokasinya khusus ke situ. Nah terus sebagai penggantinya itu teknik PU lah," ujarnya.
Rekomendasi bantuan bagi warga terdampak akan segera diproses melalui Bagian Kesra. Penyaluran bantuan menunggu tindak lanjut sesuai arahan Bupati Nunukan.
"Dan ini akan segera disikapi, khusus untuk tanah longsor. Nah terus untuk yang rumah yang terdampak longsor tadi, itu mudah-mudahan nanti kita akan rekomendasikan untuk mendapatkan bantuan di kesra sesuai dengan arahan Pak Bupati," katanya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....