Banjir Rendam Sungai Sembilan, Hulu Rusak Jadi Sorotan
- 03 Agt 2026 09:27 WIB
- Nunukan
Poin Utama
- Banjir merendam kawasan Sungai Sembilan, Nunukan, setelah hujan deras sejak dini hari, Senin (3/8/2026).
- Pemerintah menyebut kerusakan daerah hulu dan sempitnya saluran air menjadi faktor penyebab banjir.
- DPRD meminta penanganan Sungai Sembilan diprioritaskan untuk mencegah banjir berulang dan kerusakan jembatan.
RRI.CO.ID, Nunukan - Banjir kembali merendam kawasan Sungai Sembilan setelah hujan deras mengguyur wilayah Nunukan. Peristiwa terjadi pada Senin (3/8/2026) sekitar pukul 05.00 WITA.
Banjir melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Nunukan, termasuk Sungai Sembilan. Air meluap setelah hujan deras mengguyur kawasan tersebut sepanjang malam. Hal ini disampaikan Lurah Selisun, Chaidir Maulana.
"ketika ada hujan deras, semalaman memang kalau di Rawan, di RT 13 Selisun ini memang Rawan karena posisinya di sungai sembilan, air dari arah atas dan juga dari arah GOR, turun ke sini kebetulan juga penyeberangan air yang di sana dibawa jalan kecil sehingga air yang dari sandar sungai lebar masuknya kecil, keluar dari sini pun deras." ujarnya.
Pemerintah daerah menilai kondisi daerah hulu turut memperparah banjir saat hujan deras. Limpasan air meningkat karena kemampuan daerah resapan semakin berkurang.
Kepala Bidang Sumber Daya Air Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Nunukan, Andi Usman, mengatakan kerusakan di daerah hulu Sungai Sembilan juga menjadi salah satu penyebab banjir semakin mudah terjadi.
"dan memang daerah sungai sembilan ini memang hulunya sudah rusak pak artinya hujan deras turun tidak ada saringan-saringan." katanya.
Sementara itu Ketua Komisi II DPRD Nunukan Andi Fajrul Syam yang meninjau lokasi meminta penanganan Sungai Sembilan segera menjadi agenda prioritas pemerintah daerah. Aspirasi masyarakat dinilai semakin kuat karena banjir terus berulang dan menimbulkan kekhawatiran.
"nah harapan kami di DPRD Kabupaten Nunukan, khususnya di Dapil II tolong perhatikan ini cepat jadikan agenda prioritas untuk penanganan siring, penanganan sungai dan pemerintah daerah dalam hal ini juga melakukan koordinasi kepada pemerintah provinsi melalui dinas terkait." ujarnya
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....