Pelajar Nunukan Dibekali Bela Negara Hadapi Tantangan Era Digital
- 28 Jul 2026 16:07 WIB
- Nunukan
RRI.CO.ID, Nunukan - Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Nunukan mengingatkan pentingnya memperkuat nasionalisme di kalangan generasi muda sejak usia sekolah. Hal itu disampaikan dalam kegiatan sosialisasi pendidikan bela negara yang diikuti puluhan pelajar SMA sederajat di Aula SMA Negeri 1 Nunukan, Selasa (28/7/2026).
Kepala Kesbangpol Nunukan Hasan Basri mengatakan, sejarah menunjukkan sebuah negara dapat runtuh bukan hanya karena serangan dari luar, tetapi juga akibat perpecahan yang terjadi di dalam negeri. Menurutnya, kondisi tersebut harus menjadi pelajaran agar Indonesia tetap menjaga persatuan.
"Uni Soviet bubar bukan karena diserang negara lain, tetapi karena perpecahan dari dalam. Itu menjadi pelajaran agar kita terus menjaga keutuhan NKRI," katanya.
Sementara itu, narasumber lainnya, Letda Arh. Sukri Alam sebagai perwakilan dari Kodim 0911 Nunukan menjelaskan, Indonesia merupakan negara dengan wilayah yang luas dan jumlah penduduk yang besar. Ia menyebutkan potensi tersebut harus dijaga agar tidak berubah menjadi kelemahan akibat hilangnya persatuan.
Ia menilai tantangan menjaga keutuhan bangsa semakin besar di era digital. Arus informasi yang tidak terbatas membuat generasi muda lebih mudah terpapar berbagai pengaruh yang dapat mengikis rasa nasionalisme apabila tidak dibekali pemahaman sejak dini.
"Anak-anak harus bangga menjadi warga negara Indonesia dan tidak mudah terpengaruh budaya atau paham dari luar yang dapat mengikis kecintaan kita terhadap bangsa," ujarnya.
Sukri menambahkan, pendidikan bela negara menjadi salah satu upaya membangun kesadaran generasi muda agar tetap mencintai tanah air di tengah perkembangan teknologi yang semakin pesat. Menurutnya, rasa bangga sebagai bangsa Indonesia menjadi modal utama dalam menjaga persatuan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....