MPLS SDN 005 Nunukan Hadirkan Transisi Belajar Ramah Anak
- 28 Jul 2026 01:09 WIB
- Nunukan
RRI.CO.ID Nunukan: Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) hari pertama di SDN 005 Nunukan berlangsung sangat meriah dan mendapat perhatian langsung dari jajaran tokoh daerah. Kegiatan yang menjadi penanda dimulainya tahun ajaran baru ini dibuka dengan prosesi simbolis pelepasan balon ke udara bertuliskan "SDN 005 Nunukan" oleh Ibu Susanti Hermanus selaku istri Wakil Bupati Nunukan.
Kepala Sekolah SDN 005 Nunukan, Abdul Wahid sangat bangga atas kunjungan istimewa dari Ibu Susanti Hermanus beserta rombongan Bunda PAUD Kabupaten Nunukan, Sekretaris Daerah (Sekda), dan Kepala Dinas Pendidikan Nunukan.
“Kehadiran Ibu Susanti Hermanus beserta rombongan Bunda PAUD Kabupaten Nunukan, Sekretaris Daerah (Sekda) memberikan motivasi yang sangat besar bagi pihak sekolah serta memberikan dorongan semangat yang tinggi bagi seluruh anak didik baru,” ujar Abdul Wahid, Selasa (28/07/2026)
Memasuki hari kedua, antusiasme tidak hanya datang dari para guru dan siswa, melainkan juga dari para orang tua murid yang setia mendampingi anak-anak mereka sejak pagi. Meskipun sekolah tidak memiliki area parkir khusus dan sempat diguyur hujan pada hari pertama, para wali murid tetap bersemangat menunggu di sekitar sekolah sejak pukul 07.00 WITA hingga kegiatan MPLS selesai pada pukul 10.00 WITA.
Pihak sekolah memprediksi kepadatan di area sekitar sekolah masih akan berlangsung selama lima hari pelaksanaan MPLS karena ramainya kendaraan orang tua yang parkir di bahu jalan. Kendati demikian, Abdul Wahid sangat mengapresiasi kerja sama dan semangat luar biasa yang ditunjukkan oleh para orang tua demi memberikan dukungan moral langsung kepada anak-anak mereka di awal masa sekolah.
Selama kegiatan MPLS berlangsung, pihak sekolah fokus memperkenalkan lingkungan fisik sekolah serta memberikan pemahaman dasar mengenai tata tertib dan aturan pembelajaran. Hal ini penting agar para siswa baru mulai memahami batasan-batasan, larangan yang berlaku di sekolah, serta bagaimana pembagian waktu belajar yang akan mereka jalani ke depannya.
Meningkatnya jenjang pendidikan dari Taman Kanak-Kanak (TK) ke Sekolah Dasar (SD) membuat SDN 005 Nunukan menerapkan pendekatan belajar yang perlahan dan ramah anak. "Dunia bermain di TK tentu berbeda dengan SD, karena itu kami terapkan metode transisi secara bertahap, di mana proses belajar di kelas satu masih dikombinasikan dengan metode bermain agar anak-anak tidak kaget," jelas Abdul Wahid. MM
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....