Ujian Hidup Adalah Jalan Mendekatkan Diri kepada Allah SWT

  • 21 Jul 2026 06:04 WIB
  •  Nunukan

RRI.CO.ID, Nunukan: Setiap manusia tidak akan pernah lepas dari ujian kehidupan. Rasa takut, kehilangan harta, sakit, hingga kematian merupakan bagian dari ketetapan Allah SWT yang harus dihadapi dengan penuh kesabaran dan keimanan.

Ustaz Muamar Kadafi, M.Pd. saat menjadi narasumber acara Mutiara Pagi RRI Nunukan mengutip firman Allah SWT yang memberikan kabar gembira kepada orang-orang yang sabar. Menurutnya, Allah telah menegaskan bahwa manusia akan diuji dengan berbagai bentuk cobaan, mulai dari rasa takut, kekurangan harta, kehilangan orang-orang yang dicintai, hingga berbagai kesulitan hidup lainnya.

"Kita pasti akan diuji oleh Allah SWT. Namun sebesar apa pun ujian yang diberikan, Allah juga memerintahkan kita untuk bersabar. Kesabaran itulah yang akan mengantarkan seseorang memperoleh pertolongan dan rahmat dari Allah," ujarnya, Selasa (21/7/2026).

Menurut Ustaz Muamar, ketika musibah datang, seorang muslim dianjurkan mengucapkan Inna lillahi wa inna ilaihi raji'un sebagai bentuk pengakuan bahwa segala sesuatu berasal dari Allah SWT dan akan kembali kepada-Nya. Kalimat tersebut juga menjadi pengingat bahwa setiap ujian hadir atas kehendak Allah sebagai proses pembinaan bagi hamba-Nya.

Ia juga menyampaikan bahwa sebagian ulama justru memandang ujian sebagai jalan untuk semakin dekat kepada Allah SWT. Bahkan, ada di antara orang-orang saleh yang berdoa agar diberikan kekuatan menghadapi ujian yang lebih besar apabila hal itu semakin mendekatkan dirinya kepada Sang Pencipta.

Lebih lanjut, Ustaz Muamar menguraikan empat sikap yang perlu dimiliki seorang muslim ketika menghadapi ujian kehidupan. Pertama, meyakini bahwa setiap ujian berasal dari Allah SWT dan tidak akan diberikan melebihi kemampuan hamba-Nya. Kedua, bersabar serta tidak berputus asa saat menghadapi musibah. Ketiga, memperbanyak doa sebagai bentuk ketergantungan kepada Allah SWT. Keempat, mengambil hikmah dari setiap cobaan yang dialami agar menjadi pribadi yang lebih baik.

"Jangan pernah melihat ujian hanya sebagai penderitaan. Di balik setiap ujian selalu ada pelajaran yang Allah ingin ajarkan kepada hamba-Nya," ungkapnya.

Di akhir acara, Ustaz Muamar mengingatkan pentingnya menjaga rasa syukur dalam setiap keadaan. Menurutnya, hati seorang mukmin tidak boleh kosong dari mengingat Allah, terlebih ketika sedang menghadapi kesulitan.

"Kita harus selalu bersyukur kepada Allah SWT. Walaupun sedang menghadapi ujian, hati kita jangan sampai jauh dari Allah. Justru saat itulah kita harus semakin dekat kepada-Nya. Allah adalah solusi, sedangkan Al-Qur'an adalah obat bagi hati," tuturnya.

Ia mengibaratkan hubungan manusia dengan Allah seperti kipas angin yang dicabut dari sumber listrik. Kipas yang semula berputar akan berhenti ketika tidak lagi terhubung dengan sumber energinya. Demikian pula manusia, jika menjauh dari Allah SWT, maka kekuatan iman akan melemah.

"Kalau ingin meninggal dalam keadaan Islam, jangan pernah berhenti bertakwa kepada Allah SWT. Selama hidup, teruslah menjaga hubungan dengan Allah melalui ibadah, doa, dan ketaatan kepada-Nya," pungkas Ustaz Muamar.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....