DPRD Nunukan Sarankan Program MBG Dihentikan sementara untuk Evaluasi

  • 21 Jun 2026 12:18 WIB
  •  Nunukan

RRI.CO.ID, Nunukan: Wakil Ketua Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Nunukan dari Fraksi PDI Perjuangan, Saddam Husein, menyarankan agar program Makan Bergizi Gratis (MBG) dihentikan sementara waktu. Hal tersebut dimaksudkan guna mengevaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan program, termasuk memastikan penggunaan anggaran berjalan sesuai ketentuan.

Menurut Saddam, evaluasi perlu dilakukan, terlebih setelah munculnya kasus dugaan tindak pidana korupsi yang terjadi beberapa waktu lalu. Kondisi ini harus menjadi perhatian serius pemerintah pusat agar pelaksanaan program tetap berjalan sesuai tujuan dan mecegah potensi penyimpangan di masa mendatang.

"Kalau bisa dihentikan sementara waktu hingga pemerintah pusat melakukan evaluasi besar-besaran," ujar Saddam Husein, Minggu (21/6/2026).

Selain itu, ia juga mengapresiasi aksi demontrasi mahasiswa di Bundaran HI, Jakarta, yang menyuarakan tuntutan terkait evaluasi Program MBG. Aspirasi tersebut dinilai didasari sejumlah pertimbangan, termasuk perlunya meninjau efektivitas pelaksanaan program serta memperkuat pengawasan terhadap penggunaan anggaran.

"Apa yang dilakukan mahasiswa dengan turun menyuarakan penolakan terhadap Program MBG, saya sepakat dengan gerakan tersebut," ucapnya.

Saddam juga berharap kepala daerah di berbagai daerah dapat menyampaikan masukan serupa kepada pemerintah pusat. Evaluasi terhadap Program MBG penting dilakukan karena program tersebut melibatkan anggaran yang cukup besar dan berpotensi memengaruhi alokasi anggaran di berbagai sektor, termasuk sektor pendidikan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....