Debit Embung Naik, Distribusi Air Bersih di Nunukan Kembali Normal

  • 26 Mei 2026 13:35 WIB
  •  Nunukan

RRI.CO.ID, Nunukan - Layanan air bersih Perumda Tirta Taka Nunukan kembali normal setelah sebelumnya diberlakukan sistem zonasi akibat krisis air baku. Normalisasi distribusi dilakukan menyusul meningkatnya debit air di embung Sungai Bilal pasca hujan mengguyur Nunukan selama dua hari berturut-turut.

Direktur Perumda Tirta Taka Nunukan, Arpiansyah mengatakan, kondisi embung Bolong mulai membaik sehingga distribusi air ke pelanggan dilakukan kembali secara normal. Ketinggian air saat ini mencapai 1,76 meter dari sebelumnya hanya sekitar 75 sentimeter.

“Alhamdulillah air baku kita di embung bertambah dengan adanya hujan, jadi kita coba normalkan kembali secara bertahap,” kata Arpiansyah, Selasa (26/5/2026).

Menurut Arpiansyah, peningkatan debit air menjadi kabar baik bagi ribuan pelanggan yang selama beberapa pekan terakhir harus bergantian mendapatkan pasokan air bersih. Sebelumnya, sistem zonasi diterapkan karena cadangan air di embung terus menyusut akibat cuaca panas berkepanjangan.

Saat ini petugas lapangan mulai melakukan pengecekan di sejumlah titik distribusi air yang sebelumnya terdampak pembagian zonasi. Hal itu dilakukan agar aliran air kembali merata ke seluruh wilayah pelanggan.

“Mudah-mudahanlah embung Bolong ini bisa terisi terus biar pelayanan ke pelanggan juga bisa normal,” ujarnya.

Meski distribusi mulai dinormalkan, masyarakat tetap diminta menghemat penggunaan air bersih. Hal itu dikarenakan kondisi cuaca di Kabupaten Nunukan tidak menentu dan sumber air baku embung Bolong hingga saat ini masih bergantung pada curah hujan.

Perumda Tirta Taka juga terus memantau perkembangan debit air di embung untuk mengantisipasi penurunan cadangan air sewaktu-waktu. Jika cuaca kembali panas dalam waktu lama, sistem pengaturan distribusi air berpotensi kembali diterapkan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....