HargaTelur Ayam Turun sementara Bawang Merah Stabil
- 18 Mei 2026 11:34 WIB
- Nunukan
RRI.CO.ID, Nunukan: Dinamika harga bahan pokok di pasar tradisional Kabupaten Nunukan jelang perayaan Idul Adha, menunjukkan tren yang beragam. Di saat beberapa komoditas penting merangkak naik, kabar baiknya ada sejumlah bahan pangan yang harganya justru mengalami penurunan dan relatif stabil.
Seorang pedagang sembako di Pasar Inhutani Nunukan, Alwatan menjelaskan, salah satu komoditas yang mengalami penurunan harga yang cukup signifikan adalah telur ayam. Saat ini, harga telur ayam yang didatangkan dari Sulawesi Selatan turun dari Rp55.000 menjadi Rp50.000 per rak.
"Penurunan harga telur asal Sulawesi Selatan ini terjadi karena faktor persaingan pasar yang cukup ketat di tingkat pedagang. Pasokan telur dari luar daerah harus bersaing harga dengan produk telur lokal Nunukan yang saat ini produksinya terus berjalan lancar," Senin (18/05/2026)
Harga Bawang Merah Mulai Normal
Kabar baik lainnya juga datang dari komoditas bumbu dapur, khususnya untuk harga bawang merah di pasar tradisional. Bawang merah yang beberapa waktu lalu sempat mengalami lonjakan harga yang cukup tinggi, kini posisinya sudah mulai stabil di kisaran Rp40.000 hingga Rp45.000 per kilogram.
Kendati demikian, para konsumen di perbatasan tetap harus mengantisipasi kenaikan harga pada sektor komoditas beras impor. Beras Malaysia kemasan 10 kg saat ini dilaporkan naik menjadi Rp140.000 dari harga semula yang hanya sebesar Rp130.000 per karung.
Beruntung, untuk kebutuhan minyak goreng asal Malaysia sejauh ini dilaporkan oleh para pedagang masih terpantau berada di batas harga normal. Masyarakat pun berharap agar pemerintah daerah bisa terus menjaga ritme pasokan ini agar harga pangan di perbatasan tetap terkendali. MM
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....