Tradisi Sambut Pejabat Baru di Nunukan, Simbol Penghormatan dan Doa Keselamatan
- 04 Apr 2026 15:52 WIB
- Nunukan
RRI.CO.ID, Nunukan - Tradisi adat Tidung kembali ditampilkan dalam penyambutan pejabat baru di Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, sebagai bentuk penghormatan sekaligus doa keselamatan. Prosesi ini menegaskan kuatnya nilai budaya lokal dalam menyambut tamu agung yang baru pertama kali menginjakkan kaki di Bumi Tunon Taka.
Tokoh adat Tidung Kabupaten Nunukan, Bagian Jalil, mengatakan penjemputan khusus wajib dilakukan setiap ada pejabat yang baru bertugas di daerah tersebut. Tradisi ini menjadi simbol penghargaan masyarakat terhadap tamu sekaligus bentuk penerimaan secara adat.
" Itu untuk keselamatanlah kepada tamu, biar sehat dan selamat selama ada di daerah kita," kata Jalil, Sabtu (4/4/2026).
Dalam prosesi penyambutan, para gadis remaja menampilkan tarian adat sebagai pembuka rangkaian acara. Selanjutnya, tokoh adat memercikkan air kelapa sebagai lambang kesucian dan menaburkan beras kuning sebagai bentuk rasa syukur.
Ritual tersebut juga diyakini sebagai doa agar tamu terhindar dari penyakit selama menjalankan tugas di Kabupaten Nunukan. Nilai-nilai simbolik ini telah diwariskan secara turun-temurun oleh masyarakat Nunukan.
Jalil menjelaskan, tradisi penyambutan tamu sebenarnya merupakan kebiasaan umum masyarakat di Kalimantan, meski memiliki variasi di setiap daerah. Perbedaan tata cara justru memperkaya khazanah budaya yang ada di wilayah tersebut.
"Jadi di Kalimantan itu begitu, pasti kalau ada tamu kita sambut, cuma memang beda-bedalah setiap daerah."
Tradisi ini kembali dilakukan dalam penyambutan calon Komandan Pangkalan TNI AL (Danlanal) Nunukan yang baru, Kolonel Laut (P) Slamet Ariyadi. Ia akan menggantikan pejabat sebelumnya, Kolonel Laut (P) Primayantha Maulana Malik.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....