Camat Sebatik Timur Ungkap Krisis Air, Embung Lapri Mengering
- 31 Mar 2026 07:13 WIB
- Nunukan
RRI.CO.ID, Nunukan - Krisis air bersih melanda Pulau Sebatik akibat minimnya curah hujan. Kondisi ini menyebabkan embung utama mengalami kekeringan dalam beberapa waktu terakhir.
Curah hujan di Pulau Sebatik menurun signifikan dalam beberapa bulan terakhir. Dampaknya, Embung Lapri mengalami kekosongan air dan tidak dapat menyuplai kebutuhan warga. Hal ini disampaikan Camat Sebatik Timur, Andi Joni, saat memberikan keterangan.
| Baca juga: Prakiraan Cuaca Kabupaten Nunukan Hari Ini |
"Saya camat Kecamatan Sebatik Timur sedikit memberi memberikan informasi terkait krisis air yang terjadi di pulau Sebatik khususnya secara keseluruhan bahwasanya memang dengan kondisi yang pertama dengan kondisi alam hujan kita memang menurun atau jarang terjadi hujan kemudian menyebabkan Embung yang ada di pulau Sebatik khususnya Embung Lapri itu terjadi pengeringan atau kosong air di Embung tersebut,” ujarnya. Senin (30/03/2026).
Krisis air bersih ini berdampak langsung pada kebutuhan dasar masyarakat sehari-hari. Warga kesulitan mendapatkan pasokan air bersih secara stabil dari sumber utama. Distribusi air melalui tangki menjadi alternatif, namun belum mampu menjangkau seluruh masyarakat. Waktu tunggu pengiriman air juga cukup lama dan tidak merata.
“Terkait dengan penjualan air bersih yang menggunakan tangki profil itu akan saja lama bahkan ada masyarakat kadang tidak terlayani ada juga yang terlayani bisa menunggu 3 sampai 7 hari dan harganya pun cukup ya di atas Rp100.000 sampai Rp120.000,” katanya.
Pemerintah kecamatan berharap adanya peningkatan kapasitas embung sebagai solusi jangka panjang. Upaya ini dinilai penting untuk menjaga ketersediaan air saat musim kemarau.
“Jadi saya berharap mudah-mudahan ke depan segera ada perbaikan dalam hal ini mungkin peningkatan kapasitas Embung sehingga apabila terjadi curah hujan Embung tersebut bisa lebih banyak lagi air sehingga bisa disalurkan ke masyarakat dengan jangka waktu lebih lama mungkin demikian,” ujarnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....