BPS Nilai Daya Beli Nunukan Belum Tertekan Pasca Lebaran
- 25 Mar 2026 15:19 WIB
- Nunukan
RRI.CO.ID, Nunukan - Daya beli masyarakat pasca-Lebaran dinilai belum tertekan signifikan. Harga sejumlah komoditas mulai menunjukkan penurunan.
Inflasi Nunukan sempat menyentuh 4,4 persen pada Januari. Angka itu menjadi peringatan bagi stabilitas harga daerah. Hal ini disampaikan Kepala BPS Nunukan, Iskandar Ahmaddien, kepada RRI.
“Kalau pasca-Lebaran, saya kira belum terlalu tertekan, karena harga cenderung sudah mulai turun. Namun, kita tetap harus bersiap-siap. Sebab, pada Januari lalu inflasi kita sudah cukup tinggi, sekitar 4,4 persen. Ini tentu menjadi peringatan,” katanya.
Penurunan harga dinilai bersifat sementara pasca-momentum keagamaan. Risiko kenaikan tetap ada jika distribusi terganggu. Ketergantungan pasokan dari luar daerah masih tinggi. Kemandirian produksi lokal dinilai menjadi solusi jangka panjang.
“Bagaimana pemerintah bisa mengurangi ketergantungan dari Sulawesi? Ini sebenarnya isu lama. Pertanyaannya, bagaimana kita bisa lebih mandiri? Masa kita tidak bisa memproduksi sendiri, misalnya untuk kebutuhan telur, sebanyak mungkin di daerah ini? Hal-hal seperti inilah yang perlu menjadi perhatian bersama,” ujarnya.
BPS mendorong penguatan produksi pangan lokal secara bertahap. Upaya ini dinilai penting menjaga daya beli masyarakat perbatasan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....