Diawal Tahun 2026 Puskesmas Nunukan Menemukan Satu Penderita Kusta
- 19 Feb 2026 07:56 WIB
- Nunukan
RRI.CO.ID, Nunukan-Kusta disebabkan oleh infeksi bakteri Mycobacterium leprae. Bakteri ini menyebar melalui percikan cairan dari saluran pernapasan, seperti ludah atau dahak penderita yang keluar ketika batuk atau bersin. Penularan biasanya terjadi setelah kontak erat dan berkepanjangan dengan penderita, sehingga penyakit ini tidak mudah menular. Kepala Puskesmas Nunukan dr. Ika Bihandayani mengungkapkan diawal tahun petugas kesehatan wilayah kerja Puskesmas Nunukan menemukan satu kasus baru pasien kusta, hal tersebut didapatkan atas rujukan Rumah Sakit, ketika ada keluhan dikulit langsung ke fasilitas kesehatan.
“Berkunjung ke Rumah Sakit kemudian memang kerjasama ketika ada insiden ini nanti diteruskan ke wilayah kerja, Puskesmas wilayah kerja karena untuk mendapatkan terapinya, terapi rutinnya itu diakomodir program di Puskesmas yang ada jadi ada satu kasus di tahun 2026 untuk wilayah Puskesmas Nunukan”, ucapnya, Kamis, (19/2/2026).
dr. Ika Bihandayani menjelaskan pasien tersebut seorang laki-laki, berdomisili Nunukan, dan saat ini melakukan pengobatan melalui terapi, disamping itu masih ditelusuri penyakit tersebut didapatkan darimana, karena penyakit kusta tidak mudah menular.
“Butuh paparan berulang atau lama gitu, bisa jadi dari luar, kontak dari luar mungkin atau kerabatnya, sudah ditetapkan dari hasil pemeriksaan, diagnostik, ditetapkan menderita kusta”, ujarnya.
dr. Ika Bihandayani mengungkapkan penyakit kusta sejak dulu sampai saat ini masih ditakuti, karena masih dianggap penyakit kutukan, padahal bisa disembuhkan. Oleh sebab itu tidak menunggu pasiennya datang namun petugas kesehatan melakukan skrenning dari rumah ke rumah warga, apalagi jika ditemukan akan ditelusuri terkontaminasi dari mana, begitu juga keluarga sangat beresiko. Pasien harus segera berobat, ketika ada keluhan ruam-ruam, bercak putih, teras gatal segera melakukan pemeriksaan. (DR).
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....