Raih UHC Award 2026, Tantangan Mutu Layanan Fasilitas-Kesehatan
- 01 Feb 2026 04:02 WIB
- Nunukan
RRI.CO.ID. Nunukan: Kabupaten Nunukan resmi dinobatkan sebagai salah satu penerima UHC Award 2026 Kategori Madya dari BPJS Kesehatan pada Selasa (27/01/2026). Meski secara administratif cakupan kepesertaan telah mencapai angka fantastis 98 persen, tantangan besar kini bergeser pada kualitas pelayanan nyata di lapangan yang harus dirasakan oleh pasien.
Penghargaan yang diterima Bupati Irwan Sabri di Jakarta ini merujuk pada pemenuhan target administratif dan anggaran sesuai Perpres Nomor 12 Tahun 2025. Namun, predikat Madya ini memikul beban moral yang besar bagi pemerintah daerah untuk memastikan bahwa tingginya angka kepesertaan sebanding dengan kecepatan dan kemudahan layanan di RSUD maupun Puskesmas.
Capaian kepesertaan 98 persen merupakan prestasi di atas kertas yang memerlukan pengawasan ketat dalam implementasinya. Masyarakat berharap, dengan adanya jaminan pembiayaan dari pemerintah, tidak ada lagi kendala klasik seperti antrean yang membludak, keterbatasan obat, atau diskriminasi pelayanan bagi pasien JKN di wilayah Kabupaten Nunukan.
Bupati Nunukan, Irwan Sabri, mengakui bahwa perjalanan masih panjang. Dalam keterangannya, ia berjanji tidak akan berpuas diri hanya dengan penghargaan ini. Fokus ke depan adalah meningkatkan mutu pelayanan kesehatan sehingga perlindungan yang diberikan tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga menyentuh aspek kualitas medis yang optimal.
Keterlibatan BPJS Kesehatan dalam mendampingi Pemkab Nunukan diharapkan mampu mendorong perbaikan sistem rujukan dan transparansi layanan. Apresiasi nasional ini menjadi pengingat bagi seluruh instansi kesehatan bahwa kepercayaan masyarakat harus dijaga dengan bukti layanan yang semakin memanusiakan pasien dan responsif terhadap keluhan warga.
Sebagai bagian dari program prioritas nasional, UHC di Nunukan harus mampu menjadi contoh bagi daerah lain dalam hal inklusivitas. Kini publik menunggu, apakah setelah penghargaan ini kualitas layanan kesehatan di Nunukan akan melonjak naik, atau justru sekadar menjadi seremoni rutin di tengah tantangan fasilitas kesehatan yang masih memerlukan banyak perbaikan. MM
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....