BMKG Nunukan Jelaskan Panas Terik Saat Musim Hujan
- 22 Jan 2026 09:23 WIB
- Nunukan
RRI.CO.ID, Nunukan – BMKG menjelaskan panas terik siang hari tetap terjadi saat musim hujan. Fenomena ini dipengaruhi kondisi langit cerah dan radiasi ultraviolet.
Panas terik dirasakan masyarakat Nunukan sejak pagi hingga sore. Kondisi ini terjadi meski wilayah masih berada musim penghujan. Hal ini disampaikan Kepala Stasiun BMKG Kelas IV Nunukan, William Sinaga.
“Jadi, panas terik itu kondisi panas ini kan memang terjadinya dari pagi hingga sore hari. Jadi, meskipun musim penghujan nanti itu bisa saja terjadi panas setiap hari seperti yang kita rasakan dan itu normal ya,” katanya, Kamis (22/01/2026).
| Baca juga: Prakiraan Cuaca Wilayah Kabupaten Nunukan |
Baca Juga: Bendahara SKPD Wajib Tuntaskan Bukti Potong Akhir Januari
BMKG menjelaskan panas tidak selalu identik dengan musim kemarau. Pola cuaca harian tetap memungkinkan suhu tinggi. Faktor utama panas terik berkaitan dengan kondisi langit cerah. Tutupan awan mempengaruhi intensitas panas dan radiasi.
“Nah, kaitannya dengan radiasi UV tadi, intensitas radiasi UV itu memang akan tinggi saat langit cerah. Jadi, memang awan itu bisa mengurangi sedikit radiasi UV. Demikian pak,” ujarnya.
BMKG mengimbau masyarakat mewaspadai paparan sinar matahari berlebih. Perlindungan kulit diperlukan saat aktivitas luar ruangan siang hari.
Penulis: Fery Herdiansyah
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....