Job Fair 2025, Upaya Tekan Pekerja Migran Nonprosedural
- 09 Okt 2025 22:48 WIB
- Nunukan
KBRN, Nunukan: Balai Pelayanan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Kalimantan Utara turut berpartisipasi dalam kegiatan Job Fair Tahun 2025, dengan membuka peluang kerja ke luar negeri di sejumlah negara. Partisipasi ini dinilai menjadi salah satu langkah strategis dalam upaya menekan jumlah Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang berangkat ke luar negeri secara nonprosedural.
Staf Penempatan BP3MI Kalimantan Utara, Muhammad Aspriyanto, menjelaskan bahwa pelaksanaan Job Fair tidak hanya difokuskan untuk memperluas akses kerja ke luar negeri, tetapi juga menjadi sarana edukasi bagi masyarakat agar memahami pentingnya bekerja secara prosedural. Melalui kegiatan ini, masyarakat diberikan pengetahuan dan pemahaman mengenai tahapan menjadi pekerja migran prosedural, mulai dari proses pendaftaran hingga keberangkatan ke negara tujuan sesuai prosedur resmi.
"Tentu, kita juga memberikan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat pentingnya bekerja ke luar negeri secara resmi, agar mencegah keberangkatan secara ilegal", ujar Muhammad Supriyanto, Kamis (9/10/2025).
Baca Juga: Job Fair 2025, Upaya Turunkan Angka Pengangguran Nunukan
Job Fair Tahun 2025 Penempatan Kerja Ke Luar Negeri
Lebih lanjut, ia menyebutkan bahwa peluang kerja ke luar negeri dibuka melalui dua program, yakni Government to Government (G to G) dan Business to Business (B to B). Kedua program ini meliputi beberapa negara penempatan, diantaranya Jepang, Korea Selatan, Jerman, dan Amerika Serikat.
Penempatan di Korea Selatan difokuskan pada sektor manufaktur dengan kualifikasi pendidikan mulai dari lulusan SD, SMP, SMA, hingga SMK. Sementara itu, penempatan negara Jepang, Jerman, dan Amerika Serikat, peluang kerja terbuka di bidang perawat (nurse) dengan persyaratan utama minimal lulusan D3 Keperawatan.
Meski demikian, ia menuturkan bahwa masyarakat yang mengunjungi stan BP3MI masih sebatas mencari informasi awal mengenai prosedur dan peluang kerja ke luar negeri selama pelaksanaan Job Fair yang berlangsung dua hari, mulai 8 hingga 9 Oktober 2025. Dari total sekitar 50 orang pengunjung, minat terbanyak pada penempatan ke Korea Selatan, khususnya di sektor manufaktur, seperti pabrik dan perkebunan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....