Lomba Tari Tradisional Nusantara Semarakkan HUT Nunukan ke-26

  • 07 Okt 2025 18:30 WIB
  •  Nunukan

KBRN, Nunukan: Lomba Tari Tradisional Nusantara menjadi salah satu ajang kompetisi yang akan menyemarakkan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Nunukan ke-26. Kegiatan yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten Nunukan Melalui Dinas Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga serta Parawisata ini diikuti sebanyak 27 tim tari, termasuk kalangan pelajar yang siap menampilkan beragam tarian tradisional dari berbagai daerah di Indonesia.

Salah seorang dewan juri, Irwansyah, menjelaskan bahwa pelaksanaan lomba difokuskan pada satu jenis tari tradisional yang dipilih para peserta tanpa adanya medley atau kompilasi. Ketentuan ini diterapkan agar setiap peserta dapat menampilkan keaslian dan kekayaan budaya dari daerah masing-masing.

"Jadi, para peserta hanya fokus dengan satu jenis tarian dari daerah yang dipilih dan tidak boleh di medley atau menggabung tarian dari derah yang berbeda. Karena, kita ingin benar-benar menampilkan keaslian dan kekayaan budaya yang ada di Indonesia", ujar Irwansyah, Selasa (7/10/2025).

Baca Juga: Puluhan Tim Siap Meriahkan Lomba Tari Tradisional Nusantara

Lomba Tari Tradisional HUT Kabupaten Nunukan ke-26

Lebih lanjut, Irwansyah, menyebut bahwa Lomba Tari Tradisional Nusantara tahun ini merupakan yang pertama kali diselenggarakan dalam rangkaian peringatan HUT Kabupaten Nunukan. Ia menilai, beragam tarian tradisional dari berbagai daerah menunjukkan kekayaan budaya di Indonesia yang harus terus dilestarikan, terutama oleh generasi muda.

"Memang biasanya yang dilombakan hanya tari kreasi, tari budaya setempat, serta tari pesisir dan pedalaman. Namun tahun ini, untuk pertama kalinya digelar Lomba Tari Tradisional Nusantara,” katanya.

Ia menambahkan, pelaksanaan lomba dijadwalkan berlangsung selama dua hari, mulai 8 hingga 9 Oktober 2025 malam, yang dipusatkan di GOR Dwikora Nunukan. Seluruh persiapan telah dimatangkan, termasuk Petunjuk Teknis (Juknis) yang disampaikan melalui Technical Meeting (TM) dengan beberapa penyesuaian yang telah disepakati bersama seluruh peserta.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....