Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kalimantan Utara Lakukan Sidak Pasar

  • 18 Mar 2026 11:20 WIB
  •  Nunukan

RRI.CO.ID, Nunukan-Menjelang Hari Raya Idul Fitri, bidang Perekonomian dan Pembangunan Provinsi Kalimantan Utara bersama Pemerintah Daerah Kabupaten Nunukan melakukan sidak ke pasar-pasar untuk memastikan ketersediaan kebutuhan bahan pokok. Asisten dua bidang Perekonomian dan Pembangunan Provinsi Kalimantan Utara Bustan menyampaikan bahwa kegiatan ini untuk melakuan pemantauan harga dan ketersediaan bahan kebutuhan pokok, di beberapa tempat seperti di pasar induk Yamaker Kabupaten Nunukan,di agen beras, minyak, dan pemantauan Bahan Bakar Minyak, baik yang bersubsidi Pertalite maupun non subsidi Pertamax. Bustan mengatakan dari hasil sidak ini ketersediaan bahan pokok penting seperti beras, minyak goreng, gula, telur, daging ayam, daging sapi, bawang putih, bawang merah, dan cabai semuanya tersedia.

“Saya berharap kepada masyarakat khususnya Kabupaten Nunukan jangan panik, Insya Allah bahan pokok penting dan BBM tercukupi beberapa hari kedepan, kemudian hasil identifikasi sidak kami dengan tim Pemerintah Daerah Kabupaten Nunukan ada beberapa bahan pokok penting yang dari komoditas holtikultura seperti cabai terjadi peningkatan harga”, ucapnya, Rabu, (18/3/2026).

Ia juga menyampaikan jika harga cabai rawit lokal di hari biasanya di harga Rp.70.000,- kemudian menjelang Hari Besar Keagamaan terjadi lonjakan menjadi Rp.150.000,- Hal tersebut bukan hanya di Kabupaten Nunukan saja, namun hasil sidak di Tarakan juga terjadi peningkatan harga, kemudian terjadi juga di seluruh Indonesia.

“Kemudian dari bahan pokok lain, beras malah kebalikannya tadi saya menemukan harga beras turun per kilo Rp.300,- ini hal yang menjadi kontra, kebalikannya deflasi dari harga yang sekian menjadi turun menjadi Rp.300,- Alhamdulillah, kalau untuk minyak goreng merk tertentu seperti minyakita normal, tapi ada jenis minyak yang kita lihat di agen tadi jenis viola terjadi peningkatan harga sedikit, ada kenaikan harga sedikit karena dampak informasinya terjadi kelangkaan di pabrik”, ujarnya.

Ketika ditanyakan soal harga kebutuhan bahan pokok, Ia mengatakan komoditi yang menonjol harga telur ayam local di kisaran Rp.70.000,- diharga normal Rp.65.000,- kemudian daging ayam, biasanya diharga Rp.45.000,- turun menjadi Rp.43.000,- hal ini sangat menarik, kemudian cabai rawit naiknya 100 persen, hal tersebut menjadi PR bersama oleh sebab itu Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Nunukan akan melakukan pengajuan kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara untuk mendapatkan bantuan bibit cabai sehingga harga cabai tidak terlalu mahal. (DR).

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....