DLH Nunukan Serukan Hindari Alas Koran saat "Shalat Idul Fitri”

  • 17 Mar 2026 15:15 WIB
  •  Nunukan

RRI.CO.ID, Nunukan: Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Nunukan secara resmi mengeluarkan himbauan kepada seluruh jamaah yang akan melaksanakan Shalat Idul Fitri 1447 H / 2026 M di lapangan terbuka maupun masjid. Fokus utama himbauan ini adalah menekan produksi sampah kertas dan plastik yang biasanya melonjak drastis usai pelaksanaan ibadah.

Kepala Bidang Persampahan DLH Nunukan, Muhammad Irfan Ahmad, menegaskan bahwa penggunaan koran bekas sebagai alas sajadah seringkali menjadi penyumbang sampah terbesar yang sulit tertangani secara cepat setelah shalat usai.

Muhammad Irfan mengajak masyarakat untuk beralih ke kebiasaan yang lebih ramah lingkungan dengan menerapkan dua poin utama:

1. Gunakan Tikar atau Sajadah Lebar: Jamaah disarankan membawa alas yang permanen (bukan sekali pakai) agar bisa dilipat dan dibawa pulang kembali ke rumah.

2. Hindari Alas Koran: Kebiasaan meninggalkan koran bekas di lapangan setelah shalat menciptakan tumpukan sampah visual dan beban kerja tambahan yang berat bagi petugas kebersihan (pasukan oranye).

"Kami ingin momentum kemenangan Idul Fitri 2026 ini juga menjadi kemenangan bagi kebersihan kota kita. Jika setiap jamaah membawa sajadah atau tikar sendiri dan membawanya pulang, kita bisa memotong potensi sampah di lokasi shalat hingga 80-90%," tegas Muhammad Irfan.

Operasi Bersih Pasca-Shalat Id

Meskipun himbauan telah dikeluarkan, DLH tetap menyiagakan personel di titik-titik pelaksanaan shalat besar, seperti di Lapangan Tanah Merah dan masjid-masjid protokol.

"Tim kami akan tetap standby untuk melakukan penyisiran cepat (fast sweep). Namun, bantuan masyarakat dengan tidak meninggalkan sampah adalah bantuan teknis terbesar bagi kami," tambah Irfan. MM

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....