Zakat dan Pergulatan Batin antara Kepemilikan dan Keikhlasan
- 17 Mar 2026 06:57 WIB
- Nunukan
RRI.CO.ID Nunukan : Secara syariat zakat adalah memberikan sebagian harta kepada orang yang berhak dengan syarat tertentu, sekaligus menyadarkan bahwa sebagian dari harta yang dimiliki sesungguhnya merupakan hak orang lain. Ust. Zahri Fadli menjelaskan bahwa zakat tidak hanya dimaknai sebagai pemindahan harta kepada orang lain, tetapi juga merupakan ujian keimanan serta latihan spiritual untuk melepaskan keterikatan manusia terhadap harta
Ia menambahkan, secara psikologis manusia memang memiliki kecenderungan mencintai dan mempertahankan harta yang diperoleh dari kerja keras. Karena itu, proses mengeluarkan zakat sering kali memunculkan pergulatan batin antara rasa memiliki dan keikhlasan untuk berbagi. Untuk memudahkan, ulama memberikan kelonggaran dengan cara menunaikan zakat secara bertahap, misalnya dengan membayar zakat setiap bulan agar tidak terasa berat ketika harus membayar sekaligus dalam jumlah besar.
Dalam sesi tanya jawab, salah satu pendengar menanyakan tentang kebiasaan sebagian orang yang mempublikasikan kegiatan zakat atau sedekah di media sosial. Menanggapi hal tersebut, Ust.Zahri Fadli menjelaskan bahwa pada dasarnya sedekah yang dilakukan secara terbuka maupun sembunyi sama-sama diperbolehkan. Namun yang terpenting adalah menjaga niat agar tidak jatuh pada sikap riya atau keinginan untuk dipuji, melainkan semata-mata untuk memotivasi orang lain agar turut berbagi.
Selain itu, ia juga menekankan bahwa zakat tidak akan mengurangi harta, melainkan membawa keberkahan. Keberkahan tersebut ditandai dengan bertambahnya kebaikan dalam kehidupan seseorang, di mana harta yang dimiliki justru semakin mendorong pemiliknya untuk berbuat baik, membantu sesama, dan meningkatkan ketaatan kepada Allah.
Ust.Zahri Fadli mengajak masyarakat untuk menumbuhkan kesadaran berbagi, terutama di bulan Ramadan. Menurutnya, kemampuan untuk menunaikan zakat dan sedekah merupakan karunia dari Allah yang patut disyukuri, karena melalui kepedulian terhadap sesama itulah seseorang dapat menanamkan amal kebaikan sebagai bekal di akhirat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....