10 Hari Terakhir Ramadhan, Ini Keutamaan yang Perlu Dikejar Umat Muslim
- 10 Mar 2026 12:18 WIB
- Nunukan
Memasuki penghujung bulan suci Ramadhan, umat Islam dianjurkan untuk semakin meningkatkan ibadah. Pada fase inilah terdapat salah satu malam paling istimewa, yaitu malam Lailatul Qadar, yang disebut lebih baik dari seribu bulan. Hal ini juga disampaikan melalui youtube @AdiHidayatOfficial bertajuk Akusuka Eps. 14: Keutamaan 10 Hari Terakhir Ramadhan yang mengulas berbagai keutamaan di akhir Ramadhan.
Dalam kajian tersebut dijelaskan bahwa Rasulullah Shalallahu alaihi wassalam diriwayatkan dalam H. R Bukhari no. 2024 dari sanadnya Ibunda Aisyah, mengencangkan ikat pinggangnya pada 10 malam terakhir bulan Ramadhan. Berdasarkan tafsir para ulama menggambarkan 2 hal, yang pertama adalah menepikan hubungan biologis dengan istrinya dan yang kedua adalah mengencangkan ibadah di 10 malam terakhir dalam rangka pendekatan kepada Allah Subahanahu wata'ala.
Sepuluh hari terakhir Ramadhan sering disebut sebagai masa paling berharga dalam bulan puasa. Di waktu inilah umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak berbagai ibadah, mulai dari shalat malam, membaca Al-Qur’an, berdzikir hingga memperbanyak doa. Nabi Muhammad SAW sendiri memberi contoh dengan bersungguh-sungguh dalam beribadah ketika memasuki fase akhir Ramadhan. Tidak hanya itu, beliau juga membangunkan keluarganya agar ikut menghidupkan malam dengan ibadah. Hal ini menunjukkan bahwa sepuluh hari terakhir Ramadhan bukan sekadar penutup bulan puasa, tetapi menjadi kesempatan besar bagi umat Islam untuk meraih pahala yang berlipat.
Salah satu alasan mengapa sepuluh hari terakhir Ramadhan sangat penting adalah karena adanya malam Lailatul Qadar. Malam ini diyakini sebagai malam penuh keberkahan yang nilainya lebih baik dari seribu bulan. Karena waktu pastinya tidak disebutkan secara pasti, umat Islam dianjurkan untuk mencarinya di malam-malam ganjil pada sepuluh hari terakhir Ramadhan. Dengan begitu, setiap malam di masa tersebut menjadi kesempatan berharga untuk beribadah.
Selain mengejar pahala, sepuluh hari terakhir Ramadhan juga menjadi momen untuk memperbaiki diri. Banyak orang menjadikan waktu ini untuk lebih fokus beribadah, memperbanyak doa, serta memohon ampun kepada Allah SWT.
Sepuluh hari terakhir Ramadhan menjadi waktu yang sangat berharga. Umat Islam dianjurkan untuk memanfaatkannya sebaik mungkin dengan meningkatkan ibadah dan mendekatkan diri kepada Allah. Jika Ramadhan diibaratkan sebagai perjalanan, maka sepuluh hari terakhir ini adalah garis akhir yang menentukan. Siapa yang bersungguh-sungguh memanfaatkannya, insyaAllah akan mendapatkan keberkahan dan ampunan yang besar.