Hari Ini Warga Muhammadiyah Mulai Berpuasa 1-Ramadhan 1447H

  • 18 Feb 2026 13:45 WIB
  •  Nunukan

RRI.CO.ID. Nunukan: Menyikapi adanya potensi perbedaan awal Ramadhan dengan pemerintah, Pengurus Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM), Ustad Zaim Fathony, memberikan pesan bahwa esensi dari Ramadhan bukanlah pada perbedaannya, melainkan pada kualitas ibadah yang dijalankan.

Menurut Ustad Zaim, masyarakat Indonesia kini sudah semakin cerdas dan dewasa dalam menyikapi keragaman penentuan awal puasa maupun Idul Fitri.

"Perbedaan awal puasa antara Muhammadiyah dan Pemerintah bukan masalah yang terpenting. Yang utama adalah ibadahnya, bukan perbedaannya. Selama bertahun-tahun kita menjalani ini, terlihat Indonesia sudah semakin cerdas," ujar Ustad Zaim. Rabu (18/02/2026).

Perbedaan merupakan bentuk kemudahan dalam syariat. Atau fleksibilitas dalam ibadah, seperti waktu Shalat Dzuhur yang bisa dilaksanakan sepanjang waktu sebelum masuk waktu Ashar.

"Jangan sampai ribut tentang perbedaan. Lebih baik fokus meningkatkan ibadah dan bukan malah menghabiskan energi untuk perbedaan. Berbeda itu diperbolehkan dalam syariat," ucapnya.

Untuk memfasilitasi warga yang mulai menjalankan ibadah, Muhammadiyah telah menyiagakan sejumlah titik lokasi untuk pelaksanaan Shalat Tarawih dan kegiatan Ramadhan lainnya.

Beberapa lokasi utama yang telah disiapkan antara lain:

• Masjid Fastabiqul Khairat (Pasar Baru)

• Masjid Al-Hamid (Panti Asuhan Ruhamah)

• Masjid Istiqomah (Komplek Pendidikan Muhammadiyah, Jl. Mulawarman)

• Mushollah Syafaat KPN

• Mushollah Al-Markas

• Mushollah Hasan Basri

Pihak Pengurus Pusat Muhammadiyah juga berpesan agar seluruh umat Muslim, baik yang memulai puasa hari ini maupun esok hari (Kamis, 19 Februari), tetap menjaga ukhuwah Islamiyah dan meningkatkan konsentrasi ibadah guna meraih keberkahan di bulan suci ini. MM

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....