Kemendikdasmen Perketat Pengawasan SPMB 2025

  • 27 Jun 2025 14:00 WIB
  •  Nunukan

KBRN, Nunukan: Pemerintah terus meningkatkan pengawasan pelaksanaan SPMB 2025 di seluruh daerah.Upaya ini untuk memastikan penerimaan siswa baru berjalan bersih, transparan, dan sesuai ketentuan.

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) bersama berbagai kementerian, lembaga, serta pemerintah daerah terus memperketat pengawasan Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun 2025. Langkah ini dilakukan untuk mencegah praktik kecurangan serta memastikan seluruh tahapan penerimaan peserta didik baru berlangsung sesuai aturan. Hal ini seperti disampaikan oleh Dirjen PAUD Dikdasmen Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Gogot Suharwoto, Ph.D

“Kami telah melakukan langkah-langkah mitigasi beberapa hal sebagai berikut. Yang pertama kami telah melakukan forum pengawasan bersama dengan kementerian lembaga terkait ya mulai dari Kepolisian, KPK, Ombudsman, KPAI, Komisi Nasional Disabilitas ya, Kementerian Dalam Negeri dan Kementerian Lembaga Lain yang terkait. Pemda bersama UPT Kemikdasmen dan seluruh pemangku kepentingan di daerah juga telah melakukan deklarasi ya komitmen bersama melaksanakan SPMB yang bersih dan melakukan pengawasan bersama SPMB yang berintegritas.” ucap Gogot Suharwoto,

Selain itu, Kemendikdasmen juga terus melakukan pendampingan teknis kepada dinas pendidikan dan memantau langsung pelaksanaan SPMB di sekolah-sekolah. Langkah ini dilakukan untuk memastikan setiap proses penerimaan siswa berjalan sesuai ketentuan yang telah ditetapkan.

“Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah juga terus melakukan pendampingan pada dinas melalui UPT kami dan juga melakukan pemantauan langsung ke sekolah demi memastikan SPMB dapat terlaksana sesuai dengan aturan yang ada.” tambahnya.

Kemendikdasmen berharap seluruh pihak dapat berkomitmen menjaga integritas pelaksanaan SPMB 2025. Dengan dukungan berbagai lembaga dan pengawasan ketat, penerimaan siswa baru diharapkan berjalan adil, transparan, serta bebas dari intervensi dan kecurangan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....