Couscous Tunisia, Hidangan Nasional Khas Afrika Utara

  • 24 Des 2025 05:43 WIB
  •  Nunukan

KBRN, Nunukan: Couscous Tunisia adalah hidangan nasional khas Afrika Utara, berupa butiran pasta semolina yang dikukus dan disajikan dengan kuah kaldu kaya rempah (biasanya merah karena paprika/harissa) berisi daging (ayam/domba) atau ikan, serta aneka sayuran seperti labu, wortel, dan buncis, seringkali ditambah kacang Arab, menjadi hidangan utama yang mengenyangkan dan kaya rasa. diakui sebagai warisan budaya takbenda UNESCO.

- Biasanya Couscous Dijual Dalam Bentuk Mentah. Tapi, Kini Tersedia Juga Dalam Kemasan Precooked Yang Hanya Perlu Dihangatkan Atau Diseduh.

Couscous merupakan makanan yang sangat populer di negara-negara yang ada dikawasan Afrika dan Timur Tengah, seperti Libya, Maroko, Mesir, Lebanon, Tunisia, dan Arab. Masyarakat Indonesia sendiri mengenal jenis makanan ini sebagai Bulgur.

Baca Juga: Fufu, Hidangan Yang Menjadi Simbol Persatuan Komunitas Afrika

Couscous sendiri berasal dari gandum mentah yang dipecahkan, dengan bentuk akhir yang menyerupai semolina yaitu zat tepung dan biji gandum. Bentuknya seperti buliran kecil dengan ukuran 1 mm, hampir menyerupai beras. Perbedaannya terletak pada bentuk Couscous yang lebih pendek dan bulat.

Couscous biasa digunakan sebagai makanan pendamping beragam hidangan, terutama makanan yang tinggi karbohidrat, seperti nasi atau kentang. Bahan pangan ini sangat cocok dikonsumsi oleh kalangan penderita diabetes, kolesterol, dan jantung karena tinggi serat, kata protein serta zat besi.

Dalam dunia kuliner masyarakat yang bertempat tinggal di kawasan Afrika dan Timur Tengah, couscous banyak diolah menjadi nasi kebuli, isian sup, atau sebagai campuran olahan daging. Dan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada pada Tahun 2020 menambahkan hidangan couscous ke daftar Warisan Budaya Takbenda. (Sumber: WordPress.com)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....