Bahaya Mengisi Ulang Botol Minum Sekali Pakai

  • 30 Sep 2026 18:33 WIB
  •  Nunukan

RRI.CO.ID, Nunukan: Penggunaan botol minum sekali pakai secara berulang masih sering dilakukan masyarakat karena dianggap praktis. Namun, Kementerian Kesehatan mengingatkan masyarakat untuk lebih memperhatikan keamanan penggunaan kemasan plastik, terutama jika botol sekali pakai digunakan berulang kali dan tidak ditujukan untuk pemakaian jangka panjang.

Botol plastik sekali pakai umumnya dirancang untuk penggunaan tertentu, sehingga penggunaan berulang dapat meningkatkan risiko kontaminasi apabila kebersihan botol tidak terjaga. Sisa minuman dan kelembapan di dalam botol juga dapat menjadi lingkungan yang mendukung pertumbuhan mikroorganisme jika botol tidak dibersihkan dengan baik.

Selain persoalan kebersihan, kondisi fisik botol juga perlu diperhatikan. Botol yang telah mengalami perubahan bentuk, tergores, rusak, atau terpapar panas sebaiknya tidak digunakan kembali. Paparan panas dan kondisi botol yang tidak sesuai dapat meningkatkan risiko perubahan pada material kemasan.

Kementerian Kesehatan juga mengingatkan masyarakat untuk memperhatikan jenis kemasan yang digunakan untuk makanan dan minuman. Penggunaan wadah minum yang memang dirancang untuk dipakai berulang kali dapat menjadi pilihan yang lebih tepat. Wadah tersebut tetap perlu dicuci dan dikeringkan secara rutin untuk menjaga kebersihannya.

Masyarakat diimbau tidak hanya memperhatikan kepraktisan, tetapi juga keamanan dan kebersihan wadah minum. Dengan memilih botol yang sesuai untuk penggunaan berulang, menjaga kebersihannya, serta menghindari paparan panas yang tidak dianjurkan, risiko kontaminasi dapat diminimalkan sekaligus membantu mengurangi penggunaan plastik sekali pakai. (Sumber: Kemenkes).

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....