Membakar Sampah Bisa Membahayakan Kesehatan
- 30 Sep 2026 17:36 WIB
- Nunukan
RRI.CO.ID, Nunukan: Kebiasaan membakar sampah secara terbuka masih dilakukan sebagian masyarakat untuk mengurangi tumpukan sampah. Namun, Kementerian Kesehatan mengingatkan bahwa asap hasil pembakaran sampah dapat mencemari udara dan berisiko mengganggu kesehatan, terutama jika dilakukan secara terus-menerus atau di sekitar permukiman.
Bahaya Membakar Sampah
Asap pembakaran sampah dapat mengandung berbagai polutan yang berbahaya bagi tubuh. Paparan asap tersebut dapat mengganggu sistem pernapasan dan menimbulkan keluhan seperti :
Batuk, iritasi pada mata, hidung, serta tenggorokan. Risiko dapat semakin besar bagi kelompok rentan, seperti anak-anak, lansia, dan orang yang memiliki gangguan pernapasan.
Tak hanya itu, salah satu kekhawatiran terbesar dari pembakaran sampah secara terbuka adalah risiko kesehatan yang timbul akibat paparan dioksin ke udara. Dalam jangka panjang, paparan zat ini berisiko menyebabkan:
Jenis kanker tertentu
Gangguan sistem kekebalan tubuh
Gangguan sistem reproduksi
Cara Menghindari Bahaya Membakar Sampah
Selain berdampak pada saluran pernapasan, pembakaran sampah tertentu juga dapat menghasilkan zat berbahaya apabila material yang dibakar mengandung plastik, karet, atau bahan kimia. Zat pencemar yang dilepaskan ke udara dapat terhirup oleh manusia dan berkontribusi terhadap penurunan kualitas udara di lingkungan sekitar.
Oleh karena itu, penting bagi kita untuk mengetahui cara mengelola sampah yang benar, di antaranya:
Mengurangi sampah dengan lebih memilih produk dalam satu kemasan yang besar daripada dalam kemasan plastik kecil, serta produk yang bisa diisi dan didaur ulang dibandingkan produk yang hanya sekali pakai
Menggunakan kembali barang-barang yang masih bisa dimanfaatkan
Mendonasikan barang-barang yang sudah tidak lagi dibutuhkan, seperti pakaian, buku, atau furnitur
Mengolah kembali sampah organik menjadi kompos, misalnya sampah yang dihasilkan dari dapur
Membuang sampah melalui petugas Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) jika tidak bisa mengolah sampah sendiri
Kementerian Kesehatan mendorong masyarakat untuk mengelola sampah dengan cara yang lebih aman. dan juga diimbau tidak membakar sampah di sekitar rumah maupun tempat yang berdekatan dengan aktivitas warga. Dengan mengurangi praktik pembakaran sampah dan menerapkan pengelolaan sampah yang tepat, kualitas udara dapat lebih terjaga dan risiko gangguan kesehatan akibat paparan asap dapat diminimalkan. (Sumber: Kemenkes).
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....