Jangan Takut Gemuk, Ini Mengapa Sarapan Pagi Itu Wajib

  • 30 Agt 2026 09:46 WIB
  •  Nunukan

RRI.CO.ID, Nunukan – Sarapan memiliki segudang manfaat bagi tubuh. Namun, tidak sedikit orang yang sengaja melewatkan sarapan karena takut mengalami kenaikan berat badan.

Ahli Gizi Universitas Gadjah Mada (UGM), Dr. Mirza Hapsari Sakti Titis Penggalih, S.Gz., M.P.H., RD., menjelaskan bahwa saat bangun tidur, kadar glukosa dalam tubuh cenderung rendah. Jika kita tidak sarapan, tubuh akan terasa lemas karena tidak ada bahan bakar untuk menunjang aktivitas.

Dr. Mirza menekankan agar masyarakat tidak perlu khawatir makanan saat sarapan akan tertimbun menjadi lemak. Makanan yang dikonsumsi pada pagi hari justru akan digunakan langsung untuk beraktivitas, sehingga tidak disimpan sebagai lemak.

Oleh karena itu, orang yang sedang menjaga berat badan tidak perlu takut sarapan. Sebaliknya, melewatkan sarapan justru berpotensi meningkatkan rasa lapar berlebih di siang dan sore hari, yang memicu porsi makan menjadi lebih banyak.

Padahal, aktivitas fisik di sore atau malam hari cenderung berkurang. Hal inilah yang justru berpotensi mengubah sisa kalori menjadi simpanan lemak.

Baca Juga: Berenang Rutin Bantu Jaga Jantung Tetap Sehat

Bahan Bakar Otak dan Menjaga Mood

Selain pasokan energi fisik, sarapan merupakan sumber energi utama bagi otak untuk meningkatkan fungsi kognitif dan konsentrasi.

“Glukosa dari karbohidrat menjadi energi bagi otak. Dengan sarapan, otomatis otak berfungsi dengan baik. Bagi anak-anak atau pelajar, ini membantu meningkatkan daya ingat terhadap materi pelajaran,” ujar Dr. Mirza.

Tidak hanya itu, sarapan juga berperan menjaga suasana hati (mood). Asupan energi pagi hari membuat kondisi otak tetap segar sehingga mood terjaga. Sebaliknya, perut yang kosong membuat otak lelah, memicu rasa lesu, hingga membuat seseorang lebih mudah emosi saat beraktivitas.

Mencegah Penyakit Maag

Dari sisi pencernaan, sarapan efektif mencegah timbulnya penyakit maag. Makanan yang masuk ke lambung akan menetralkan asam lambung yang terkumpul semalaman.

Jika lambung dibiarkan kosong terlalu lama, peningkatan asam lambung dapat memicu rasa mual hingga muntah.

Sumber: ugm.ac.id

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....