Puskesmas Perkuat Layanan Primer Menuju Eliminasi Kusta
- 21 Agt 2026 05:48 WIB
- Nunukan
RRI.CO.ID, Nunukan - Eliminasi kusta sangat bergantung pada penguatan layanan kesehatan primer. Kementerian Kesehatan RI mendorong Puskesmas memiliki kemampuan untuk mengenali gejala kusta, menegakkan diagnosis, menyediakan pengobatan, memantau reaksi, menilai fungsi saraf, memeriksa kontak erat, hingga merujuk pasien apabila mengalami komplikasi.
Pelayanan kusta di tingkat primer juga perlu dilakukan secara terintegrasi dengan layanan kesehatan lainnya. Pendekatan tersebut penting agar pasien mendapatkan pelayanan secara nyaman dan tidak merasa sedang memasuki ruang khusus yang dapat menimbulkan rasa malu atau stigma. Penanganan yang ramah dan menghormati pasien menjadi bagian penting dalam mendukung keberhasilan pengobatan.
Tenaga kesehatan juga membutuhkan pelatihan secara berkala karena kusta dapat memiliki gejala yang menyerupai penyakit kulit maupun gangguan saraf lainnya. Ketelitian dalam pemeriksaan klinis menjadi penting, terutama di wilayah dengan jumlah kasus yang relatif jarang ditemukan. Kewaspadaan yang menurun dapat menyebabkan diagnosis terlambat, sementara diagnosis juga harus dilakukan secara tepat karena label kusta dapat membawa konsekuensi sosial bagi pasien.
Kerahasiaan dan privasi pasien harus menjadi perhatian dalam setiap pelayanan. Edukasi kepada keluarga sebaiknya dilakukan dengan persetujuan pasien serta menggunakan pendekatan yang menghormati martabat dan kondisi pasien. Dukungan keluarga diperlukan agar pasien dapat menjalani pengobatan secara teratur dan tidak mengalami tekanan akibat stigma di lingkungan sekitar.
Setiap pasien kusta berhak mendapatkan informasi yang jelas mengenai penyakit, rencana pengobatan, kemungkinan terjadinya reaksi, perawatan diri, serta tanda bahaya yang membutuhkan pertolongan segera. Penguatan kapasitas Puskesmas, deteksi dini, pemeriksaan kontak erat, pengobatan yang tepat, serta pengurangan stigma menjadi langkah penting untuk mendukung upaya eliminasi kusta. ( Sumber : Kemkes Ri )
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....