Diagnosis Kanker Anak Membutuhkan Pemeriksaan Bertahap dan Menyeluruh

  • 12 Agt 2026 03:10 WIB
  •  Nunukan

RRI.CO.ID, Nunukan - Proses diagnosis kanker pada anak umumnya membutuhkan waktu sekitar dua hingga delapan minggu, tergantung kondisi dan kompleksitas kasus. Lamanya proses dapat dipengaruhi jenis dan stadium kanker, ketersediaan fasilitas medis, kecepatan anak mendapatkan pemeriksaan, serta kebutuhan pemeriksaan tambahan untuk memastikan diagnosis secara tepat.

Diagnosis kanker anak biasanya diawali dengan pemeriksaan fisik. Dokter akan mencari tanda seperti benjolan, pembesaran organ, maupun perubahan lain yang dapat mengarah pada penyakit tertentu. Selanjutnya, tes darah dapat dilakukan untuk menilai kondisi dan fungsi organ serta mencari adanya kelainan yang membutuhkan pemeriksaan lebih lanjut.

Pemeriksaan juga dapat dilanjutkan dengan pencitraan medis, seperti rontgen, ultrasonografi atau USG, CT scan, maupun MRI. Pemeriksaan ini umumnya tidak menimbulkan rasa sakit, tetapi anak mungkin perlu berbaring diam selama pemeriksaan. Dalam kondisi tertentu, cairan kontras dapat diberikan untuk membantu menghasilkan gambaran organ yang lebih jelas.

Jika diperlukan untuk memastikan keberadaan sel kanker, dokter dapat melakukan biopsi atau pungsi sumsum tulang. Tingkat ketidaknyamanan pemeriksaan berbeda-beda dan akan disesuaikan dengan kondisi anak. Prosedur tertentu dapat dilakukan dengan anestesi atau bius sesuai kebutuhan, sehingga tim medis berupaya memastikan anak tetap aman dan senyaman mungkin selama pemeriksaan.

Peran orang tua sangat penting selama proses diagnosis. Orang tua dapat mendampingi anak, memberikan dukungan emosional, menanyakan hasil pemeriksaan dan langkah berikutnya kepada dokter, serta tidak menunda pemeriksaan ketika muncul gejala yang mencurigakan. Semakin cepat anak mendapatkan evaluasi medis yang tepat, semakin cepat pula langkah penanganan dapat ditentukan. ( Sumber : Kemkes Ri )

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....