Rehabilitasi Saraf Kini Mengarah pada Terapi Presisi Personal

  • 21 Jul 2026 14:20 WIB
  •  Nunukan

RRI.CO.ID, Nunukan - Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) menjelaskan bahwa masa depan pemulihan gangguan saraf kini bergerak menuju pendekatan neuro-rehabilitasi presisi, yakni metode rehabilitasi yang disesuaikan dengan kondisi jaringan saraf setiap pasien. Pendekatan ini tidak lagi menerapkan satu protokol yang sama untuk semua orang, melainkan menyusun strategi terapi berdasarkan kebutuhan dan karakteristik masing-masing individu.

Dikutip dari laman Kemenkes RI, langkah pertama dalam pendekatan tersebut adalah memetakan kondisi sirkuit saraf, baik dari sisi fungsi maupun molekul. Proses ini bertujuan mengidentifikasi jalur saraf yang mengalami gangguan, terlalu aktif, melemah, atau bahkan terputus sehingga tenaga kesehatan dapat memahami sumber utama keluhan pasien.

Setelah pemetaan dilakukan, tahap berikutnya adalah menentukan target terapi yang paling berpengaruh terhadap gejala yang dialami pasien. Selanjutnya, tim medis menyusun kombinasi intervensi secara personal, mulai dari jenis latihan rehabilitasi, tingkat intensitas, waktu pemberian terapi, hingga neuromodulasi atau teknik pengaturan aktivitas otak menggunakan stimulasi non-invasif.

Kemenkes RI juga menjelaskan bahwa pada kondisi tertentu, pendekatan ini dapat dipadukan dengan terapi regeneratif, seperti penggunaan biomaterial maupun sel hidup yang berperan membantu perbaikan jaringan saraf. Kombinasi tersebut diharapkan mampu memberikan dukungan tambahan bagi proses pertumbuhan dan pemulihan jaringan saraf yang mengalami kerusakan.

Melalui pengembangan neuro-rehabilitasi presisi, Kemenkes RI berharap penanganan pasien dengan gangguan saraf dapat menjadi lebih efektif, tepat sasaran, dan memberikan hasil pemulihan yang lebih optimal. Inovasi ini menjadi salah satu arah perkembangan layanan kesehatan modern yang menempatkan kebutuhan setiap pasien sebagai dasar utama dalam penyusunan terapi. ( Sumber : Kemkes Ri )

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....