Dinkes Nunukan Genjot Skrining Bulanan untuk Tekan Diabetes
- 17 Jul 2026 07:00 WIB
- Nunukan
Poin Utama
- Dinkes P2KB Nunukan memperkuat penanganan diabetes melalui pengobatan rutin dan skrining kesehatan setiap bulan.
- Masyarakat didorong memeriksakan kesehatan secara berkala di posyandu maupun fasilitas kesehatan.
- Dinkes P2KB Nunukan juga menerapkan sistem jemput bola untuk mengawasi kepatuhan pasien dalam menjalani pengobatan.
RRI.CO.ID, Nunukan - Dinkes P2KB Nunukan memperkuat intervensi untuk menekan kasus diabetes di wilayah perkotaan. Program dilakukan melalui pengobatan rutin dan skrining kesehatan setiap bulan.
Dinkes P2KB Nunukan menyediakan pengobatan rutin bagi penderita diabetes setiap bulan. Upaya pencegahan juga menyasar warga yang berisiko mengalami diabetes. Hal ini disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Nunukan, Miskia. Jumat (16/07/2026).
"Kita juga ada pengobatan rutin untuk yang sudah terkena diabetes, kita ada obat rutin setiap bulan, dan pencegahan juga kita lakukan, obat yang sudah terdeteksi yang dinyatakan berpotensi untuk berpenyakit gula, itu juga kita sudah lakukan," katanya.
Skrining kesehatan rutin dilakukan melalui posyandu dan fasilitas pelayanan kesehatan. Pemeriksaan berkala diharapkan mempercepat deteksi dini diabetes pada masyarakat.
Dinkes mengimbau masyarakat memeriksakan kesehatan secara rutin setiap bulan. Langkah tersebut dinilai penting untuk mencegah komplikasi akibat diabetes.
"Jadi kita melakukan screening setiap bulan, yang dilakukan di posyandu, di faskes, makanya kita menginginkan masyarakat itu kalau bisa setiap bulan mengecek kesehatannya," ujarnya.
Dinkes juga mengawasi kepatuhan pasien dalam menjalani pengobatan diabetes. Petugas mengingatkan pasien mengambil obat kembali setelah persediaannya habis.
"Kita lakukan edukasi, dan walaupun umpamanya kita sudah melakukan, bahkan kita melakukan kadang jemput bola, jadi kalau seumpama obatnya sudah, kita kontrol penggunaan obatnya, jadi kalau obatnya sudah habis, kita ingatkan untuk dia berobat lagi, ambil lagi," katanya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....