Olahraga dan Aktivitas Mental Jaga Fungsi Otak Lansia
- 02 Jun 2026 09:50 WIB
- Nunukan
RRI.CO.ID, Nunukan - Kementerian Kesehatan RI mengungkapkan bahwa aktivitas fisik secara rutin dapat membantu menjaga kesehatan otak hingga usia lanjut. Gerak aerobik ringan hingga sedang seperti jalan cepat, bersepeda, dan berenang diketahui mampu merangsang pelepasan neurotrofin atau “pupuk” saraf yang berperan penting dalam pertumbuhan dan perbaikan sel saraf.
Selain meningkatkan kesehatan saraf, olahraga aerobik juga membantu memperlancar aliran darah ke otak. Aliran darah yang baik mendukung suplai oksigen dan nutrisi sehingga proses pembentukan koneksi sinaps baru dapat berlangsung lebih optimal. Hal ini penting untuk menjaga kemampuan berpikir, mengingat, dan belajar pada usia lanjut.
Kemenkes RI juga menekankan pentingnya latihan kognitif berkelanjutan untuk mempertahankan fungsi otak. Berbagai aktivitas menantang seperti belajar bahasa baru, bermain musik, memecahkan teka-teki, hingga membaca dapat membantu menjaga jalur komunikasi antarneuron tetap aktif dan efisien.
Tak hanya aktivitas individu, interaksi sosial yang bermakna juga berkontribusi terhadap kesehatan otak. Kegiatan sosial dapat merangsang kerja otak melalui komunikasi, pengelolaan emosi, dan proses berpikir, sehingga membantu mempertahankan kemampuan adaptasi otak atau neuroplastisitas.
Melalui pola hidup aktif dan sehat, masyarakat diharapkan mampu menjaga fungsi otak tetap optimal sepanjang usia. Kemenkes RI mengimbau agar olahraga rutin dan aktivitas mental dijadikan bagian dari kebiasaan sehari-hari demi mendukung kualitas hidup yang lebih baik pada masa lanjut usia. ( Sumber : Kemkes Ri )
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....