Meningkatkan Kewaspadaan dalam Menghadapi Musim Pancaroba

  • 05 Mei 2026 20:36 WIB
  •  Nunukan

RRI.CO.ID, Nunukan : Kemenkes RI mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dalam menghadapi musim pancaroba dengan menerapkan pola hidup bersih dan sehat (PHBS). Perubahan cuaca yang tidak menentu pada masa peralihan musim dinilai dapat meningkatkan risiko berbagai penyakit.

Musim pancaroba di Indonesia umumnya terjadi saat peralihan dari musim kemarau ke musim hujan maupun sebaliknya. Kondisi ini ditandai dengan cuaca ekstrem yang berubah-ubah, seperti hujan deras diselingi panas terik dan angin kencang, yang dapat memengaruhi daya tahan tubuh manusia.

Perubahan suhu yang drastis membuat tubuh harus beradaptasi lebih keras, sehingga berpotensi menurunkan sistem kekebalan tubuh. Akibatnya, masyarakat menjadi lebih rentan terserang penyakit musiman seperti demam berdarah, infeksi saluran pernapasan atas (ISPA), flu, diare, hingga tifus.

Kemenkes menyarankan masyarakat untuk menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah guna melindungi saluran pernapasan dari debu dan kotoran yang banyak terbawa angin selama pancaroba. Selain itu, masyarakat juga diimbau menyiapkan perlengkapan seperti jaket atau payung untuk mengantisipasi perubahan cuaca secara tiba-tiba.

Pola makan sehat juga menjadi kunci penting dalam menjaga daya tahan tubuh. Masyarakat dianjurkan mengonsumsi makanan bergizi seimbang yang kaya vitamin dan mineral, seperti buah, sayur, ikan, dan protein lainnya, serta memastikan asupan cairan tubuh tetap tercukupi setiap hari.

Selain itu, menjaga kebersihan diri dan lingkungan perlu dilakukan secara konsisten, seperti rajin mencuci tangan dan membersihkan lingkungan dari genangan air yang berpotensi menjadi sarang nyamuk. Aktivitas fisik secara rutin dan istirahat yang cukup juga penting untuk menjaga kondisi tubuh tetap bugar.

Penerapan pola hidup bersih dan sehat (PHBS) secara disiplin menjadi langkah efektif untuk mencegah berbagai penyakit saat musim pancaroba. Dengan menjaga kesehatan tubuh dan lingkungan, masyarakat diharapkan dapat tetap beraktivitas secara optimal meski di tengah kondisi cuaca yang tidak menentu. (Sumber.Kemenkes)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....